Hukum
Beranda » Berita » Aktor Pembacokan Angga secara Sadis di Kawasan Diskotik New Zone Belum Ditangkap, Ini Kata Pengacara

Aktor Pembacokan Angga secara Sadis di Kawasan Diskotik New Zone Belum Ditangkap, Ini Kata Pengacara

Tim kuasa hukum ketika memberikan keterangan kepada sejumlah awak media.(istimewa)

Medan, harianbatakpos.com – Romeo Agustiando Tampubolon SH mendesak agar Polsek Medan Kota menangkap aktor intelektual penganiayaan terhadap Angga Simanjuntak di kawasan THM (Diskotik) New Zone Jalan Mangkubumi Medan.

“Jadi, kami dari kantor hukum RAT dan rekan meminta agar Polsek Medan Kota menangkap aktor utama dari aksi penganiayaan secara brutal yang menimpa Angga,” kata Romeo kepada awak media, Rabu (18/2/2026).

Menurut pengacara kondang ini, dia sudah bertemu dengan juru periksa dan melihat rekaman kamera CCTV di Mapolsek Medan Kota.

Sidang Gugatan Ijazah Jokowi di PN Solo, Roy Suryo dan Rismon Sianipar Jadi Saksi Ahli

“Dari rekaman CCTV itu ada aktor utama yang memerintah mengatakan saya bertanggung jawab. Setelah bahasa itu keluar darinya, Angga atau klien kami ini langsung ditikam, langsung dibacok. Jadi sangat sadis ini pelakunya,” tambah Romeo yang sering dipanggil dengan sebutan Romi.

Pengakuan Romi, aktor intelektual atas adanya insiden ini diduga adalah KS dan N. Memiliki hubungan dengan salah satu pejabat di Kota Medan.

“Kita berterima kasih terhadap Kapolrestabes Medan yang telah memberantas narkoba. Tapi kami juga meminta agar premanisme juga di tangkap. Karena pelaku yang menganiaya klien kami ini adalah preman bersenjata tajam,” ungkapnya.

Diakui Romi, bahwa insiden itu terjadi 18 Januari 2026 sekira pukul 01:00 WIB. Angga awalnya ditelpon oleh Kevin yang sedang dianiaya di THM New Zone. Lalu, Angga datang bersama dengan kakaknya beserta keponakannya.

Modus Kenal Jenderal Bisa Loloskan SIP, Uang Korban Lenyap Rp 710 Juta dan Minta Kapolri Atensi Kasus

“Saat sampai di depan New Zone, Angga langsung di bacok setelah adanya perintah dari terduga aktor utama. Badan belakangnya dari tikam sampai koyak sebanyak dua tikaman,” tuturnya.

Setelah itu, Angga melarikan diri dan sampai ke Hotel Hermen. Tapi, pelaku yang jumlahnya lebih dari 10 orang itu terus mengejar dan melakukan penyerangan dengan senjata tajam.

“Kepala, wajah, badan, bahu, kaki, semua mengalami luka senjata tajam. Kondisi korban saat ini sudah sadarkan diri. Dia sangat tanda dengan kawanan pelaku ini. Selain itu, rekaman CCTV juga jelas terlihat sosok pelakunya,” tambahnya.

Terakhir, Romi meminta agar Polsek Medan Kota memproses laporan ini dengan cepat dan menangkap pelakunya.

“Memang ada pelaku berinisial I yang ditangkap. Tapi ini perannya juga bukan aktor utama. Jadi, kami minta kepolisian menangkap pelaku penikaman dan aktor utamanya,” terangnya.

Terpisah, Kapolsek Medan Kota AKP Feriawan ketika dikonfirmasi awak media mengaku bahwa dalam kasus itu sudah di tangkap satu orang.

“Untuk jumlah tersangka lebih dari satu orang. Pelaku lainnya sedang kami buru keberadaannya,” terangnya.(BP7)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BatakPos TV

BatakPos TV