Madrid, Harianbatakpos.com – Keputusan SL Benfica membawa Gianluca Prestianni ke Madrid menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, pemain muda asal Argentina itu sedang menjalani sanksi larangan tampil dari UEFA dan dipastikan tidak bisa bermain pada laga leg kedua kompetisi Eropa melawan Real Madrid.
Sanksi tersebut dijatuhkan setelah adanya dugaan pelanggaran disiplin pada pertandingan sebelumnya. UEFA memberikan hukuman larangan satu pertandingan, yang membuat Prestianni tak bisa diturunkan di Santiago Bernabéu. Meski demikian, aturan kompetisi tidak melarang pemain yang sedang diskors untuk ikut dalam rombongan tim.
Benfica tetap memasukkan Prestianni dalam daftar pemain yang berangkat ke Madrid. Kehadirannya lebih kepada bentuk dukungan moral dan kebersamaan tim, terutama mengingat usianya yang masih muda dan statusnya sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang klub. Dalam situasi genting seperti laga tandang di fase gugur, menjaga solidaritas skuad menjadi hal yang krusial.
Langkah ini juga dinilai sebagai sinyal bahwa Benfica berdiri di belakang pemainnya sembari menunggu proses lebih lanjut dari otoritas sepak bola Eropa. Klub disebut masih mempertimbangkan langkah lanjutan terkait sanksi tersebut.
Dengan demikian, meski tidak bisa merumput, kehadiran Prestianni di Madrid lebih bersifat simbolis. Ia tetap menjadi bagian dari tim, meski hanya dari pinggir lapangan.


Komentar