Headline Nasional
Beranda » Berita » Relawan Jokowi Tetap Lanjutkan Proses Hukum Rismon Sianipar

Relawan Jokowi Tetap Lanjutkan Proses Hukum Rismon Sianipar

Rismon H Sianipar (foto/ist)

Solo, harianbatakpos.com – Wakil Ketua Umum Jokman Andi Azwan mengaku berbeda sikap dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Jika Joko Widodo, membuka pintu maaf dan menerima perdamaian dengan pakar digital forensik, Rismon Sianipar, dirinya tidak demikian.

Andi Azwan menegaskan, bersama dengan para relawan lainnya, tetap akan melanjutkan proses hukum di Polda Metro Jaya.

Seperti diketahui pada 13 Maret 2026 lalu Rismon Sianipar resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena diduga menggunakan ijazah palsu. Ijazah S2 dan S3 tersebut diklaim dari menempuh pendidikan di Universitas Yamaguchi Jepang.

Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di Perairan Asahan

Andi Azwan menegaskan bahwa pihaknya menghormati keputusan politik dari Joko Widodo yang menerima permohonan restorative justice dari Rismon. Pihaknya tidak bisa mengintervensi. Joko Widodo juga meminta masukan kepada relawan sebelum menerima perdamaian. Hal itu merupakan kewenangan dari Jokowi dan pihaknya bersama relawan lain tidak bisa mencampuri.

Akan tetapi, laporannya di Polda Metro Jaya, terkait dugaan kepemilikan ijazah palsu dan laporan pencemaran nama baik di Polres Jakarta Selatan tetap jalan. “Kita terimalah dapat restorative justice (RJ). Nanti ketika di SP3, kasus kita tetap jalan,” kata Andi Azwan, dikutip dari suaramerdeka, Kamis (26/3/2026).

Andi memprediksi kemungkinan mereka berharap mendapat abolisi dari Presiden Prabowo. Ia menegaskan dari awal sejak Rismon Sianipar dilaporkan ke polisi, tidak ada niat untuk mencabut laporan.

“Kita dari awal tidak ada kata untuk mencabut,” tegasnya.

Kenapa Garuda Bisa Rugi Sampai Rp5,4 Triliun…?

Bahkan, dirinya sudah bertemu langsung dengan Jokowi dan ia mengatakan tak bisa serta merta ketika mendapat RJ, lalu kasusnya ikut dicabut. “Ketika saya bertemu dengan Pak Jokowi. kasus Pak Jokowi ini berbeda dengan dua laporan, dari Bang Bill dan saya,” katanya.

“Karena ini adalah kriminal dan ini juga memberikan pembelajaran kepada publik, karena Rismon ini didewa-dewakan oleh mereka itu,” jelasnya.

Andi Azwan mengaku bahwa pengacara Rismon Sianipar ingin bertemu dengannya. “Dia mau bertemu dengan saya, kita mau lihat. Tapi ingat, saya sudah katakan. Sekali layar terkembang, surut berpantang,” pungkasnya. (REL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *