Solo, harianbatakpos.com – Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pihak yang menuduh ijazahnya palsu untuk membuktikan.
Pernyataan itu Jokowi sampaikan menanggapi permintaan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, untuk menunjukkan ijazah aslinya.
Jokowi menegaskan, menyerahkan perkara tudingan ijazah palsu kepada proses hukum yang ada.
“Itu juga serahkan pada proses hukum yang ada. Dan memang mestinya yang menuduh itu yang membuktikan. Bukan saya disuruh menunjukkan. Nanti semua orang bisa menuduh dan suruh menunjukkan buktinya yang dituduh. Kebalik-balik itu,” kata Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/4/2026).
Jokowi juga mengatakan, tidak ingin berspekulasi terkait keberadaan tokoh besar di balik polemik tuduhan ijazah palsu miliknya karena perlu bukti-bukti dan fakta-fakta hukum.
Oleh karena itu, Jokowi menyerahkan semua perkara tuduhan ijazah palsu kepada proses hukum.
“Saya tidak mau berspekulasi mengenai nama. Karena itu perlu bukti-bukti fakta-fakta hukum. Jadi ini juga sama serahkan semua pada proses hukum yang ada,” imbuh mantan Wali Kota Solo ini. (REL)


Komentar