Headline Nasional Sosok
Beranda » Berita » Kristen tak Mengenal Syahid, Ephorus HKBP Sarankan Jusuf Kalla Minta Maaf

Kristen tak Mengenal Syahid, Ephorus HKBP Sarankan Jusuf Kalla Minta Maaf

Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan (foto/ist)

Medan, harianbatakpos.com – Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan menyarankan Jusuf Kalla untuk memintan maaf atas pernyatannya yang memicu perbincangan publik. Selain itu, Pdt Victor Tinambunan juga mengajak semua pihak untuk tetap berpegang pada kejernihan berpikir, sikap bijaksana, dan semangat persatuan.

Hal ini ia sampaikan kepada media ini, melalui pernyataan pada videonya, yang dikutip, Minggu (12/4/2026).

Pada pernyataannya, ia menegaskan, bahwa Ajaran Kristen tidak mengenal ‘syahid’. Apabila benar terdapat pernyataan dari Bapak Jusuf Kalla yang menyebutkan bahwa, Orang Kristen yang dibunuh atau membunuh Orang Islam, adalah syahid, maka hal tersebut patut diluruskan. Karena ajaran ke-Kristenan tidak mengenal ajaran demikian (syahid),” tegasnya.

Jokowi Dukung Langkah Jusuf Kalla Melaporkan Rismon Sianipar

Dia menyebut, bahwa pernyataan itu malah berpotensi memnimbulkan kesalahpahaman. “Pernyataan seperti itu berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu harmoni yang selama ini kita jaga bersama,” sebut Pdt Victor Tinambunan.

Minta Maaf

Sehubungan dengan hal tersebut, dengan penuh rasa hormat, Ephorus HKBP ini menyampaikan dua usulan, yang kiranya dapat menjadi jalan terang.

“Pertama, apabila pernyataan tersebut tidak pernah disampaikan oleh Bapak Jusuf Kalla, mengingat di era teknologi saat ini, berbagai bentuk rekayasa informasi, sangat mungkin terjadi, maka klatifikasi dari Bapak Jusuf Kalla akan sangat membantu meredakan keresahan publik,” ujarnya.

“Yang kedua, apabila pernyataan tersebut memang pernah diutarakan oleh Bapak Jusuf Kalla, maka sebagai tokoh nasional yang dihormati, kiranya permohonan maaf akan menjadi langkah bijak, yang mencerminkan keteladanan dan kebesaran jiwa,” sambung Pdt Victor Tinambunan.

JK Usul Naikkan Harga BBM, Gibran: Tak Sejalan dengan Arahan Prabowo

Selain itu, kepada seluruh Umat Kristiani dan segenap warga bangsa, tanpa terkecuali, ia mengajak untuk mengedepankan kerukunan. “Marilah kita tetap menjaga ketenangan hati dan kejernihan berpikir, agar kerukunan antarumat beragama tercipta. Sebab kerukunan antarumat beragama adalah fondasi kokoh bagi kemajuan bangsa ini,” ucapnya.

Ia mengingatkan, bahwa bangsa ini memiliki begitu banyak tantangan yang menuntut perhatian dan kerjasama. “Janganlah kita menambah beban dan memperuncing perbedaan, yang seharusnya dapat kita rajut dalam semangat kebersamaan. Kiranya kebijaksanaan, saling pengertian, dan rasa hormat, senantiasa menuntun langkah kita dan membangun Indonesia yang damai, adil, dan bersatu,” tutupnya. (RED)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *