Daerah
Beranda » Berita » Tanggul Bondar Sitoman Jebol, Puluhan Hektar Sawah Terkena Dampak

Tanggul Bondar Sitoman Jebol, Puluhan Hektar Sawah Terkena Dampak

Tanggul bondar Sitoman yang jebil di Desa Ujung Tanduk, Kecamatan Laguboti.

Tobasa-BP: Akibat derasnya curah hujan beberapa hari belakangan ini mengakibatkan tanggul bondar Sitoman yang berada di Desa Ujung Tanduk, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba Samosir jebol, sehingga aliran air sungai meluap keareal persawahan masyarakat dan menutup padi yang baru ditanam beberapa bulan yang lalu, Selasa, 02/04/19.

“Baru tadi malam tanggul itu jebol, memang tanggul ini terdapat beberapa titik rawan apalagi disaat musim hujan pasti ada saja tanggul ini yang jebol, kejadian ini hampir setiap tahunnya seperti ini, terang R. Simanjuntak masyarakat Desa Ujung Tanduk saat ditemui di areal persawahan yang jebol.

Harapan kami, kiranya Pemerintah memerhatikan tanggul ini, kalau bisa dibuatkan tembok kiri kanan karena memang tanggul ini masih banyak yang belum ditembok agar tidak mengakibatkan kerugian setiap tahunnya kepada kami petani ini, tambahnya.

Poltekkes Kemenkes Medan Gelar Pengabdian Masyarakat: Edukasi 14T untuk Ibu Hamil di Dairi

Terpisah, Anton Sinurat Kepala Desa Ujung Tanduk saat dikomfirmasi melalui telefon selular mengatakan bahwa Dinas terkait dari Kabupaten didampingi kecamatan sudah turun langsung untuk meninjau jebolnya tanggul bondar Sitoman dan mengarahkan agar menurunkan alat berat (milik Pemkab Tobasa) untuk bisa menutup tanggul yang jebol.

“Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat bersama dengan pihak Kecamatan Laguboti sudah turun tadi untuk melihat tanggul yang jebol dan untuk sementara alat berat akan diturunkan kesana agar bisa menutup tanggul,” tuturnya.

Kami tiga desa diantaranya Desa Ujung Tanduk, Desa Pintubosi, Desa Gasaribu sudah membuat permohonan perbaikan aliran irigasi bondar Sitoman saat MUSREMBANG Kabupaten Kemarin, kiranya permohonan kami yang tiga desa itu agar dapat direalisasikan secepatnya setidaknya Pemerintah bisa mencari solusi saat ini untuk penanganannya, tutur Anton.

Akibat jebolnya tanggul bondar Sitoman mengakibatkan persawahan yang ada ditiga desa diantaranya Desa Ujung Tanduk, Desa Pintubosi, Desa Gasaribu merugi puluhan hektar dan gagal panen. (BP/JPN)

Respons Cepat Polda Sumut Amankan Insiden Crash Pembalap F1 Powerboat 2025, Balapan Tetap Berjalan Baik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *