oleh

Aksi Gemot Mencekam, Kapoldasu diharapkan Bertindak Tegas

Medan-BP: Aksi brutal sekelompok geng motor membabi buta dikawasan kota Medan. Situasi membuat tak nyaman dan mencekam nyaris menghantui hingga membuat panik masyarakat.

Padahal saat itu masyarakat umat muslim baru saja usai menyambut hari kemenangan serta sedang merayakan hari raya idul Fitri 1 Syawal 1440 H.

Tiba-tiba warga sontak dikejutkan gerombolan geng motor yang memporak porandakan sebagian tempat usaha, dan rumah warga. Persisnya peristiwa kejadian dipemukiman jalan setia Budi Medan, pada Rabu pagi (5/6/2019) pukul 3 dinihari.

Menurut keterangan saksi mata, Martinus (30) kepada wartawan di lokasi peristiwa menyebutkan, sekelompok geng motor melakukan konvoi dengan kendaraan roda dua yang datangnya dari dua arah.

Di jalan Setiabudi diperismpangan jalan Sei Blutu dan Sei Serayu geng motor ngegas kendaraannya bersama suara keras knalpot, sebutnya.

Martinus yang juga korban amukan geng motor menjelaskan,di titik pertikaian disimpang Sei Blutu, mereka geng motor memulai aksi brutal nya berteriak teriak. Kubu geng motor menunjukkan keberingasan dengan menggunakan senjata tajam klewang menghentakkan ketembok rumah warga juga mengancam tempat usaha kuliner disekitarnya. “Termasuk usaha kuliner saya bang”, ucap Martinus yang mengaku turut menjadi amukan geng motor.

Keterangan saksi mata lain, warga yang menyaksikan, bahwa aksi geng motor sempat menyasar kepada salah seorang ibu paruh baya yang sedang makan minum di warung kuliner warga.

Kepala ibu paruh baya tadi cedera akibat terkena hantaman benda keras dari pelaku geng motor, ungkapnya.

Selama beberapa menit geng motor melakukan aksi, hingga mengakibatkan suasana ketika itu panik dan mencekam. Namun dapat diredam setelah sejumlah warga bangun dan lanjut melakukan perlawanan. Wargapun spontan menswiping gerombolan geng motor, jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkan Martinus, akibat ulah gerombolan geng motor, selain beberapa warga yang menjadi korban kekerasan geng motor,pedagang yang berjualan di depan Kantor media harian Batakpos turut jadi sasaran amukan geng motor. Akibatnya Kaca steling pecah terkena lemparan batu.

Aksi brutal in dibenarkan pimpinan harian Batakpos, Paulus R Sinambela SH
Sambung Paulus yang juga ketua umum Batak bersatu 01 mengatakan, insiden tersebut sangat disayangkan ditengah tengah masyarakat yang sedang merayakan hari raya idul Fitri. Akibatnya warga merasa cemas dengan kondisi ini.

Warga yang menjadi korban, ungkap Paulus akan membuat laporan ke pihak yang berwajib.

Lanjut Paulus menjelaskan, meskipun situasi mencekam tersebut sudah diketahui oleh pihak Kepolisian Sektor Medan Sunggal yang turun ke lokasi peristiwa, akan tetapi belum ada keterangan terkait perkembangan penyelidikan pelaku geng motor.

Sangat diharapkan pihak kepolisian Sumatera Utara bertindak tegas terhadap geng motor yang sangat meresahkan masyarakat, tukasnya.

Sangat disayangkan, Kapolda Sumut Irjen Agus Indarto belum merespon laporan warga meski sudah disampaikan kronologis kejadian pada Rabu malam(5/6/2019).
Melalui nomor Watshapp Kapolda Sumut, informasi kejadian aksi geng motor belum terkonfirmasi.

Demikian juga Kabid Humas Polda Sumut dan Kasubdit Penerangan hingga berita ini belum juga mendapat jawaban. (BP/MM)

Komentar

News Feed