Medan, harianbatakpos.com – Berdasarkan data terbaru dari BNPB, jumlah warga meninggal dalam ‘Bencana Sumatera’ telah mencapai 940 jiwa. Sementara 521 orang dilaporkan masih hilang. Sebanyak kurang leboh 5.000 warga mengalami luka-luka, dengan total pengungsi mencapai 835 ribu jiwa.
Kerusakan rumah tercatat sebanyak 121 ribu unit, sementara 52 kabupaten/kota terdampak langsung bencana.
Data tersebut dari beberapa sumber yang dihimpun media ini terkait bencana alam, banjir dan longsor di Aceh, Sumut, Sumbar, Minggu (7/12/2025).
BNPB sendiri mencatat korban tewas paling banyak terdapat di wilayah Agam, Sumatera Barat, dengan total 172 jiwa. Aceh Utara juga menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak sebesar 304 ribu orang.
Jumlah korban tewas, hilang, luka serta yang menjadi pengungsi dapat bertambah seiring proses evakuasi dan pembersihan sisa material banjir bandang serta longsor dilakukan. Hingga kini, sejumlah ruas jalan di Aceh, Sumut, dan Sumbar masih terputus. Aliran listrik dan komunikasi di daerah terdampak bencana juga belum sepenuhnya normal.
Sumut
Sementara itu, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumut mencatat korban meninggal akibat bencana banjir bandang dan longsor bertambah, 12 orang, per Minggu, 7 Desember 2025. Total korban meninggal menjadi 330 orang di Sumatera Utara.
Melansir Antara, Pusdalops PB mendata 330 orang yang meninggal dunia tersebut tersebar di 12 dari 18 kabupaten/kota yang terdampak. Pusdalops mencatat jumlah korban meninggal dari 12 kabupaten/kota yakni: Taput 36 orang, Tapteng 102, Tapsel 85, Kota Sibolga 53, Humbahas 9, Kota Padangsidimpuan 1, Pakpak Bharat 2, Kota Medan 12, Langkat 11, Deliserdang 17, Nias 1, dan Nias Selatan 1 orang.
“Data merupakan update 7 Desember 2025 pukul 17.00 WIB,” ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati, Minggu (7/12/2025).
Pusdalops PB juga mendata 18 kabupaten/kota yang terlanda bencana alam yakni Kota Medan, Kota Tebingtinggi, Kota Binjai, Kota Padangsidimpuan, dan Kota Sibolga. Lalu, Kabupaten Deliserdang, Serdangberdagai, Langkat, Humbang Hasundutan, Kabupaten Pakpak Bharat. Kemudian Kabupaten Nias, Nias Selatan, Tapanuli Utara, Asahan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Batubara, serta Kabupaten Mandailing Natal. (RED)


Komentar