Kuliner
Beranda » Berita » Bukan Cuma Western, Eksotisme Kuliner Haiti Mulai Curi Perhatian Foodies Indonesia

Bukan Cuma Western, Eksotisme Kuliner Haiti Mulai Curi Perhatian Foodies Indonesia

Bukan Cuma Western, Eksotisme Kuliner Haiti Mulai Curi Perhatian Foodies Indonesia
Bukan Cuma Western, Eksotisme Kuliner Haiti Mulai Curi Perhatian Foodies Indonesia

Selama beberapa dekade, dominasi masakan Barat (Western) seperti pasta, steak, dan burger seolah menjadi standar “makanan internasional” bagi pecinta kuliner di tanah air. Namun, memasuki tahun 2026, terjadi pergeseran tren yang cukup signifikan. Para foodies kini mulai beralih memburu cita rasa yang lebih eksotis, berani, dan sarat akan sejarah. Salah satu yang tengah naik daun adalah masakan khas Haiti.

Kuliner dari negara Karibia ini menawarkan perpaduan unik yang jarang ditemukan pada kategori menu lainnya. Lantas, apa yang membuat masakan Haiti begitu istimewa hingga mulai menyaingi popularitas menu Western?

Perpaduan Budaya dalam Satu Piring

Keunikan utama masakan Haiti terletak pada sejarahnya. Kuliner ini merupakan hasil akulturasi budaya yang kompleks antara tradisi Afrika, teknik memasak Prancis, serta bumbu asli penduduk lokal Taino.

Resep Dadar Gulung Tradisional, Pancake Khas Indonesia

Berbeda dengan masakan Western yang terkadang menonjolkan satu rasa dominan (seperti gurih keju atau mentega), masakan Haiti lebih berani dalam penggunaan rempah. Salah satu fondasi utamanya adalah Epis—sebuah bumbu dasar yang terdiri dari cabai, bawang putih, peterseli, dan berbagai rempah segar yang dihaluskan.

Menu Ikonik yang Wajib Dicoba

Bagi para penjelajah rasa yang ingin memulai petualangan kuliner Karibia, ada beberapa menu yang menjadi primadona:

  1. Griot: Potongan daging yang dimarinasi dengan jeruk nipis dan rempah, kemudian direbus hingga empuk sebelum digoreng hingga garing. Menu ini biasanya disajikan dengan Pikliz—acar sayuran super pedas yang memberikan ledakan rasa segar.
  2. Diri ak Pwa: Nasi kacang khas Haiti yang dimasak dengan kaldu khusus, memberikan tekstur dan aroma yang jauh lebih kaya dibanding nasi putih biasa.
  3. Tassot: Daging (biasanya kambing atau sapi) yang dikeringkan dan digoreng dengan bumbu khas, memberikan sensasi tekstur yang unik.

Destinasi Autentik di Tengah Tren

Di Indonesia, mencari tempat yang menyajikan menu Karibia dengan rasa asli masih menjadi tantangan tersendiri. Namun, bagi Anda yang sedang berada di Bali, Joenise restaurant muncul sebagai salah satu pionir yang membawa kehangatan dapur Haiti ke meja makan.

Restoran ini berhasil mengemas keaslian bumbu Karibia namun tetap ramah di lidah masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara. Kehadiran tempat seperti ini membuktikan bahwa diversifikasi pangan dan eksplorasi rasa baru semakin diterima luas, memberikan alternatif segar di tengah jenuhnya pilihan menu yang itu-itu saja.

Resep Es Jeruk Yakult Segar: Minuman Kekinian untuk Cuaca Panas

Bagi Anda yang ingin mencicipi langsung bagaimana perpaduan rempah eksotis bertemu dengan teknik memasak profesional, informasi menu dan reservasi dapat diakses melalui website resmi di joeniserestaurant.com. Menjelajahi dunia kini tidak perlu selalu terbang jauh, terkadang cukup dimulai dari satu suapan rasa yang baru.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *