oleh

Menteri PUPR: Meski Ada Penembakan, Proyek Trans Papua Jalan Terus

Jakarta-BP: Kemeterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terpaksa menghentikan sementara pembangunan Trans Papua khususnya di Kabupaten Nduga, Papua, setelah adanya penembakan dan penyanderaan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Padahal, jalan Trans Papua ini sangat ditunggu oleh masyarakat.

“Ini sangat ditunggu warga sepanjang Trans Papua. Warganya tidak ada yang menolak, pembangunan Trans Papua ini. Ini dilakukan kelompok bersenjata tersebut, tugas aparat keamanan, warga sendiri tidak ada yang menolak terjadinya pembangunan infrastruktur konektivitas itu,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Kementerian PUPR, Jalan Pattimura, Jakarta Selatan, Selasa (4/12).

“Ini menunjukkan pembangunan infrastruktur tidak semata-semata tergantung pada ketersediaan dana. Ada tanah, ada uang, ketinggian dengan oksigen tipis, pelaksanaan lebih panjang,” lanjutnya.

Proyek ini mendapat perhatian lebih dari Presiden Joko Widodo. Bahkan, Jokowi sempat meninjau langsung jalan Trans Papua dengan mengendarai sepeda motor trail.

“Pak Presiden sudah melakukan tinjauan lapangan dengan motor trail dari Gabema sampai Wamena 278 km dari Mamugu sampai Wamena. Tujuannya untuk logistik di Wamena yang selalu dilayani dengan udara,” tutur dia.

Kerena itu, Basuki memastikan proses pembangunan Trans Papua tetap akan dilanjutkan meski ada gangguan keamanan seperti ini. Dia menilai keberadaan Trans Papua sangat membantu meningkatkan perekonomian warga.

“Di Papua ini ada gangguan keamanan. Ini kita jalan terus dan pasti akan ada tindakan lanjut untuk keamanan. Memberi keadilan sosial seluruh rakyat Indonesia. Jalan logistik dari Merauke ke Mamugu langsung ke Wamena, ini akan langsung, apalagi kalau jembatan sudah selesai,” tutup Basuki.

Selain itu, Basuki dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan bertolak ke Papua untuk melihat secara langsung lokasi penembakan yang menewaskan 31 pekerja proyek pembangunan jembatan dari PT. Istaka Karya. Keduanya akan berangkat pada malam ini.

“Nanti malam Panglima TNI ke Wamena. Saya juga ikut. Korban evakuasi kalau bisa dibawa ke Wamena,” ucap Basuki.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memastikan seluruh pembangunan Trans Papua akan terus berjalan. Termasuk semua proyek pembangunan yang tengah berjalan di Papua.

“Oh enggak, pembangunan infrastruktur di tanah Papua tetap lanjut. Kita tidak akan takut oleh hal-hal seperti itu,” ujar Jokowi usai acara Peringatan Hari Antikorupsi di Hotel Bidakara, Jakarta.

 

(Kumprana) BP/JP

Komentar

News Feed