Pasien di RSUD Tanjung Pura Mengeluh: Nyamuk Banyak, AC dan Kamar Mandi Rusak, Saya Disuruh Bawa Kipas Angin

RSUD Tanjung Pura, Langkat.

Langkat-BP: Pasien mengeluhkan fasilitas di RSUD Tanjung Pura yang berada di ruangan cempaka kamar 1, dimana fasilitas seperti AC, kipas angin tidak berfungsi atau rusak. Selain itu, kamar mandi pasien sangat bau dan nyamuk dalam ruangan cukup banyak.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh pasien bernama Satina (66) kepada harianbatakpos.com saat berada di ruangan cempaka kamar 1, Jumat (28/2/2020) sekira pukul 17.30 WIB.

Satina sudah dua hari opname di rumah sakit umum Pemkab Langkat akibat penyakit diabetes yang dideritanya. Namun, dirinya merasa kecewa karena fasilitas yang ada di ruangan cempaka kamar 1 tidak seperti yang diharapkan.

"Saya kecewa dengan fasilitas rumah sakit umum Pemerintah Kabupaten Langkat, ruangan cempaka kamar 1 Air Conditioning (AC) tidak berfungsi atau rusak. Bukan itu saja kipas angin tidak bisa hidup, kamar mandi bau, dan nyamuk banyak," kata pasien yang tinggal di Desa Balai Gajah, Kecamatan Serapuh itu.

Katanya, akibat AC rusak, kipas angin tidak berfungsi membuat dirinya tidak nyaman selama opname di rumah sakit.

"Semalam seluruh tubuh keringatan sampai pakaian saya basah, dan tadi pagi perut saya gembung. Waktu perawat rumah sakit datang dan mengatakan bila lambung saya bermasalah, langsung saya bilang saya tidak punya penyakit lambung karena panasnya ruangan ini baju saya basah kena keringat dan kering di badan," jelasnya.

Kata Satina melanjutkan, buruknya fasilitas RSUD Tanjung Pura benar-benar sangat mengecewakan hingga dirinya membawa bantal dan sprei dari rumahnya.

"Saat itu saya sudah menanyakan ke perawat rumah sakit bahwa AC dan kipas angin diruangannya tidak berfungsi, namun perawant tersebut justru menjawab, kalau ada kipas angin di rumah suruh saja anak ibu membawa kemari," ucapnya.

“Lihat ibu sebelah saya ini, sakit demam berdarah tapi ruangan ini penuh dengan nyamuk pasien disini bukan makin sembuh tapi mungkin cepat mampus. Ruangan ini macam tempat ternak nyamuk, dua tahun yang lewat saya juga pernah opname diruangan ini, kipas angin hidup, kamar mandi bersih, tapi sekarang gak tau lagi bilangnya, ngeri kali dokter-dokternya," ucap Satina dengan nada kesal.

Hal senada juga disampaikan Maysarah (42) warga Desa Pante Cermin Kecamatan Tanjung Pura yang saat itu sedang mendampingi orangtuanya opname di RSUD Tanjung Pura. Katanya, fasilitas RSUD Tanjung Pura milik Pemerintah benar-benar sangat mengecewakan.

"Lihat saja mulai dari AC, kipas angin tidak berfungsi hanya pajangan, dan kamar mandi baunya minta ampun. Saya bawa orang tua saya kemari agar lebih dekat dari rumah, kalau saya tau begini bagus saya bawa ke rumah sakit Putri Bidadari fasilitas lengkap dan biaya pembayaran pasien  mengunakan BPJS. Ini saya bawa kipas angin dari rumah sampai dua, satu yang kecil dan satu lagi yang besar," jelasnya.

Saat dikonfirmasi harianbatakpos.com melalui telepon selulernya, Direktur RSUD Tanjung Pura, Dr.Imanuel Pinem mengatakan, AC yang ada diruangan pasien memang ada, namun pasien ada yang tidak tahan dengan AC ada juga yang tahan, kalau AC rusak akan kita perbaiki.

"AC yang rusak nanti biar kita lihat dulu dan kita sampaikan sama anggota agar diperbaiki," terang Dr. imanuel sambil mematikan teleponnya. (BP/L1)

Penulis: -

Baca Juga