Pemerintah Sebut 8 Pasien Covid-19 Sembuh dan 5 Meninggal Dunia

Juru Bicara Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto. Foto: ist

Jakarta-BP: Juru bicara pemerintah khusus penanganan virus korona Achmad Yurianto mengatakan, sebanyak delapan pasien yang terjangkit virus korona telah dipastikan konversi menjadi negatif Covid-19.

Ia mengatakan, bahwa delapan pasien yang dipastikan sembuh dari virus korona tersebut setelah melakukan dua kali tes medis.

"Ada delapan orang yang dinyatakan sembuh. Indikasi tidak ada lagi keluhan fisik. Dua kali pemeriksaan tidak ditemukan lagi, dua kali negatif," ujar Yuri di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3/2020).

Ia menambahkan, sejauh ini sebanyak lima pasien positif Covid-19 dinyatakan meninggal dunia setelah sehari sebelumnya berjumlah empat pasien.

"Sampai dengan saat ini jumlah kasus meninggal ada lima orang. Secara rinci sudah kami laporakan dalam update sebelumnya," tandasnya.

Seperti diketahui, sebanyak empat pasien tercatat meninggal dunia setelah terinfeksi virus korona. Sebelumnya, pasien nomor 25 dinyatakan meninggal dunia setelah mempunyai riwayat penyakit bawaan yang cukup berat sejak dilarikan ke rumah sakit.

Juru bicara pemerintah khusus penanganan virus korona Achmad Yurianto menyampaikan bahwa terdapat tiga pasien terinfeksi Covid-19 yang meninggal dunia dalam keterangan persnya.

Ketiga pasien yang meninggal dunia tersebut yakni pasien dengan nomor 35, pasien 36, dan pasien nomor 50.

"Kita identifikasi kasus 35, seorang perempuan 57 tahun, masuk ke rumah sakit sudah menggunakan ventilator, tapi belum dilakukan pemeriksaan Covid-nya, perburukan menjadi cepat dan meninggal, hasil spesimen positif dan sudah dilakukan tracing," kata Yuri di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat 13 Maret 2020.

Yuri menyampaikan pasien 36, yang merupakan seorang perempuan (37) juga masuk dalam keadaan sakit cukup parah dengan menggunakan ventilator. Pasien dengan nomor 35 dan 36 itu dirawat di RSPI Sulianti Saroso.

"Mengalami perburukan dengan cepat kemudian meninggal. Setelah kami lakukan pemeriksaan spesimen ternyata positif," paparnya.

Yuri memastikan bahwa pihaknya sudah meminta Dinas Kesehatan untuk menelusuri siapa saja yang berhubungan dengan para pasien yang positif Covid-19 itu.

"Kami masih akan menunggu hasil kontak tracing dari pasien nomor 35 dan 36," ujarnya.

Sementara itu, pasien nomor 50 merupakan laki-laki (59) yang meninggal setelah mengalami perburukan kesehatan dengan cepat.

"Positif Covid-19. Kontak tracing sudah dan sedang dilakukan oleh Dinas Kesehatan setempat," tukasnya. (okz)

Penulis: -

Baca Juga