Pengrusakan Lingkungan Semakin Gencar, Pungli Berkembang Biak ?

Dinding saluran irigasi untuk mengairi persawahan roboh yang diakibatkan tekanan kendaraan colt diesel bermuatan tanah urug uang melebihi tonase.

Tobasa-BP : Desa Paindoan Kecamatan Balige, Kabipaten Toba Samosir puluhan dump truck mengantri di lokasi pertambangan tanpa izin untuk mengangkut hasil tambang, Kamis, (19/09/19).

Informasi yg dihimpun dari sumber yang dapat dipercaya kegiatan ini sudah berlangsung 3 (tiga) bulan dengan luas kurang lebih 4 hektar dan lokasi yang dimaksud bukan wilayah usaha pertambangan sesuai tata ruang Kabupaten Toba Samosir.

Sesuai penelusuran harianbatakpos.com adapun kegiatan illegal ini tetap berjalan tanpa ada pihak-pihak yang merasa dirugikan ditenggarai BN penanggungjawab kegiatan ini merupakan orang ternama di Kabupaten Toba Samosir yang tentu punya kedekatan istimewa dengan oknum-oknum di Pemkab Tobasa menjadikan pengerusakan lingkungan yg diakibatkan kegiatan BN ini seolah dibiarkan.

Demikian juga dengan Aparat Penegak Hukum seolah tutup mata dengan adanya pertambangan tanpa izin ini sementara kondisi di lapangan saluran irigasi yang mengairi persawahan sebagian sudah roboh dan menutup bagian dari saluran irigasi teraebut. (BP/JP)

Penulis: -

Baca Juga