PMKRI: Stop Sentimen Pribadi, Beri Kesempatan Kepada Gubernur Edy Rahmayadi Bekerja

Komisariat PMKRI Sumbagut, Parno Mahulae. Foto: istimewa

Medan-BP: Komisariat PMKRI Sumbagut, Parno Mahulae mengatakan dipenghujung tahun 2019 dan awal tahun 2020 kondisi faktual di Sumatera Utara untuk tensi perdebatan dan dinamika masyarakat sangatlah tinggi yang menguras energi dan produktif sehingga berpotensi merperlambat pembangunan.

Hal tersebut disampaikan Parno Mahulae kepada harianbatakpos.com melalui telepon selulernya, Minggu (12/1/2020) malam.

Kata Parno, sebagai tanggung jawab, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) menyatakan beberapa sikap, diantaranya.

1. Meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap berkontribusi dengan siap menjadi mitra kritis dan juga mitra strategis pemerintah provinsi Sumatera Utara sebagai produk pemilihan langsung.

2. Meminta kepada masyarakat agar melepas sisa, residu, sentimen dan polarisasi dalam bentuk dan kadar apapun pasca pilgubsu dan pilpres silam kepada Gubernur Sumatera Utara.

3. Meminta kepada seluruh masyarakat agar memberikan kesempatan kepada Gubernur Sumatera Utara fokus "Bekerja" tanpa gangguan berarti demi tujuan pembangunan dan program kerakyatan yang bisa membawa Sumut lebih baik.

4. Mendukung kebijakan gubernur Sumatera Utara yang berpihak kepada masyarakat dan kepentingan publik secara berimbang dan luas.

5. Mengajak setiap elemen masyarakat agar solid dan mengutamakan silaturahmi sebagai ciri khas masyarakat kita, sehingga menjadi instrumen dalam menyelesaikan persoalan di Sumatera Utara, tanpa justifikasi di media sosial yang beresiko salah/gagal paham.

6. Meminta pemerintah dan masyarakat/netizen/pengguna media sosial secara bersama - sama memberikan "aura positif dan sehat" di ruang publik dan ruang perdebatan.

"Demikian pandangan dan sikap kami sehingga semua pihak, kelompok, potensi dan peluang yang dimiliki provinsi Sumatera Utara dapat dikerahkan untuk tujuan baik, pembangunan dan kesejahteraan," ucap Parno Mahulae. (BP/Pandi)

Penulis: -

Baca Juga