oleh

Tak Terima Dituntut 2 Tahun Pidana, Ahmad Dhani Ngadu ke DPR

Jakarta-BP: Musisi Ahmad Dhani telah dituntut 2 tahun pidana oleh Pengadilan Negeri Surabaya. Tuntutan itu dijatuhkan berdasarkan dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Tak terima dituntut 2 tahun, Dhani menyambangi DPR RI, pada Rabu (5/12). Dia datang bersama kuasa hukumnya, dan direncanakan bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon.

Ditemui sebelum melaksanakan pertemuan, Dhani mengatakan bahwa kepentingannya bertemu wakil rakyat ini agar diberikan waktu untuk beraudiensi dengan Komisi III DPR RI terkait kasus yang menjeratnya.

“Rencananya mau bikin audiensi dengan Komisi III, dalam rangka melaporkan proses penyidikan yang dilakukan di Polda Jatim,” kata Dhani di lokasi.

Jalur ini ditempuh karena Dhani menilai ada kejanggalan dalam kasus yang menjeratnya. Terutama dalam penetapannya sebagai tersangka yang terkesan dipaksakan.

“Kemarin proses saya menjadi tersangka, karena saksi ahlinya kurang kompeten, diambil dari Kominfo Provinsi. Harusnya menurut yang diisyaratkan Undang-undang mencari saksi ahli dari Kominfo Pusat,” jelas Dhanu.

“Saya merasa penyidikan ini gimana caranya supaya saya jadi tersangka dan terdakwa di pengadilan,” lanjutnya.

Di sisi lain, mantan suami Maia Estianty itu membantah, aduannya ke DPR untuk mengintervensi hukum. Dia menegaskan bahwa usahanya ini sepenuhnya demi mencari keadilan, karena merasa tidak melakukan pelanggaran pidana.

“Bukan dong, kalau intervensi hukum kali saya memang salah diintervensi gimana caranya supaya benar. Ini kan saya nggak salah. Gunanya Komisi III kan itu, bukan intervensi hukum, tapi luruskan jalannya hukum pidana,” tukasnya.

 

(JawaPos) BP/JP

Komentar

News Feed