Warga Dihimbau Hindari Lokasi Sepi, Wagubsu Minta Kepolisian Tangani Kelompok Geng Motor

Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajeckshah

Medan-BP: Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara Musa Rajeckshah (foto) meminta pihak Kepolisian turun tangan mengatasi aksi kelompok geng motor yang sudah meresahkan warga Medan akhir-akhir ini.

Hal itu dikatakan Wagub yang akrab disapa Ijeck itu pada harianbatakpos.com seusai menghadiri satu acara keluarga di Hotel Madani Jalan SM Raja Medan, Minggu (9/6/2019) ketika diminta tanggapannya terhadap aksi brutal kelompok geng motor (gemot) yang  semakin brutal di daerah ini.

“ Untuk mengantisipasi dan menangani kelompok geng motor itu tugas pihak Kepolisian. Jadi saya tidak bisa berkomentar banyak tentang aksi geng motor tersebut,” imbuh Wagubsu didampingi Asisten Umum Pemprovsu Fitrius yang menadampinginya.

Ketika disinggung tentang himbauan kepada masyarakat agar tidak menjadi korban kelompok geng motor tersebut, Wagubsu dengan terburu-buru berjalan mengatakan, kalau himbauan dan statement sudah sering saya sampaikan. “Intinya, warga Medan menghindar dan jika dalam perjalanan melintas di lokasi ramai dan jauhi lokasi sepi dimana ada kelompok itu,” katanya.

Keberadaan geng motor medapat sorotan tajam dari elemen masyarakat di Kota ini. Pasalnya, aksi brutal geng motor ini, sudah sangat meresahkan masyarakat dan perlu mendapat perhatian serius dari Kapoldasu dan Kapolresta  untuk mengantisipasinya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, telah terjadi Aksi brutal sekelompok geng motor membabi buta dikawasan kota Medan saat  masyarakat umat muslim baru saja usai menyambut hari kemenangan serta sedang merayakan hari raya idul Fitri 1 Syawal 1440 H

Gerombolan geng motor yang memporak porandakan sebagian tempat usaha, dan rumah warga. Persisnya peristiwa kejadian dipemukiman jalan setia Budi Medan, pada Rabu pagi (5/6/2019) pukul 3 dinihari.

Martinus yang juga korban amukan geng motor menjelaskan,di titik pertikaian disimpang Sei Blutu, mereka geng motor memulai aksi brutal nya berteriak teriak. Kubu geng motor menunjukkan keberingasan dengan menggunakan senjata tajam klewang menghentakkan ketembok rumah warga juga mengancam tempat usaha kuliner disekitarnya. “Termasuk usaha kuliner saya bang”, ucap Martinus yang mengaku turut menjadi amukan geng motor.

Selama beberapa menit geng motor melakukan aksi, hingga mengakibatkan suasana ketika itu panik dan mencekam. Namun dapat diredam setelah sejumlah warga bangun dan lanjut melakukan perlawanan. Wargapun spontan menswiping gerombolan geng motor, jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkan Martinus, akibat ulah gerombolan geng motor, selain beberapa warga yang menjadi korban kekerasan geng motor,pedagang yang berjualan di depan Kantor media harian Batakpos turut jadi sasaran amukan geng motor. Akibatnya Kaca steling pecah terkena lemparan batu.

Aksi brutal ini dibenarkan pimpinan harian Batakpos, Paulus R Sinambela SH

Sambung Paulus yang juga ketua umum Batak bersatu 01 mengatakan, insiden tersebut sangat disayangkan ditengah tengah masyarakat yang sedang merayakan hari raya idul Fitri.

Akibatnya warga merasa cemas dengan kondisi ini. Warga yang menjadi korban, ungkap Paulus akan membuat laporan ke pihak yang berwajib.

.(BP/EI)

Penulis:

Baca Juga