WNA Tewas di Perairan Langkat, Diduga Terkena Penyakit Corona

Petugas saat mengevakuasi korban di perairan perairan perbatasan Aceh dan Sumut, Minggu (9/2/2020).

Langkat-BP: Seorang warga negara asing (WNA), Jacky (30) yang merupakan anak buah kapal (ABK) Sun Shine berbendera Panama tewas mendadak saat melewati perairan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Minggu (9/2/2020) malam.

Evakuasi Jung dari kapal dilakukan tim kesehatan Pertamina Pangkalan Susu, Poskamla TNI - AL Pangkalan Susu, KSO Pelabuhan Kelurahan IV Pangkalan Susu dan Sat Pol Air Polres Langkat. Evakuasi dilakukan menggunakan Kapal milik Pertamina Pangkalan Susu di perairan perbatasan Aceh dan Sumut. Dimana jung diketahui baru keluar dari perairan Singapura dengan tujuan Qatar yang diduga terindikasi terkena Virus Corona.

"Informasi laporan dari Kapusdokkes Polri mengenai kronologis evakuasi crew WNA kapal Sun Shine dilakukan pukul 19.00 Wib, dimana kapal tersebut baru sandar dari Pelabuhan Batam menuju Qatar. Saat ini sesuai tangkapan radar berada di kawasan perairan Belawan, dan mengirimkan signal Medical Evacuation kepada pihak Poskamla TNI-AL Belawan dikarenakan adanya 1 orang crew yang mengalami sakit demam tinggi, sehingga butuh penanganan medis segera," kata Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Teuku Fatir, SIK kepada harianbatakpos.com, Selasa (11/2/2020).

Selanjutnya, Poskamla TNI-AL Belawan menginformasikan kepada Poskamla TNI-AL Pangkalan Susu dan Kantor Syahbandaran dan Otoritas (KSO) Pelabuhan Kelas IV Pangkalan Susu untuk melakukan proses evakuasi mengingat lokasi Kapal Sun Shine lebih dekat dengan perairan Langkat.

Terang Fatir, pukul 21.30 WIB dilaksanakan proses evakuasi terhadap Kapal Sun Shine oleh tim gabungan yang terdiri dari Tim Kesehatan Pertamina Pangkalan Susu, Poskamla TNI-AL Pangkalan Susu, Sat Pol Air Polres Langkat dan Kantor Syahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Pangkalan Susu dengan menggunakan kapal bots Martha Channel milik Pertamina Pangkalan Susu dengan Nahkoda, Nurul Fajrin Hasibuan dan 8 orang ABK. Diperkirakan pada 10 Februari 2020 pukul 01.00 WIB rombongan tim evakuasi telah tiba di Pelabuhan Pangkalan Susu.

Hingga pukul 23.40 WIB di depan Kantor Syahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Pangkalan Susu, telah stand by tim kesehatan yang sedang menunggu datangnya tim evakuasi.

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Kab. Langkat,  H. M. Anshari, S.KM., M.Kes mengatakan, adapun pada saat dilakukan pertolongan pertama oleh tim evakuasi, kondisi WNA tersebut sedang kritis, kemudian pada pukul 23.30 WIB, WNA crew kapal Sun Shine tersebut telah dinyatakan meninggal dunia.  Sementara itu, belum diketahui penyebab meninggalnya karena masih menunggu hasil rekam medis.

Direncanakan jenazah akan dibawa rumah sakit Pertamina Pangkalan Brandan Jalan Wahidin No.1 Pangkalan Brandan Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat.

Pukul 23.40 WIB tim kesehatan dari Pertamina Pangkalan Susu, Dinkes Kabupaten Langkat, personil TNI dan Polri telah standy by di KSO Pelabuhan Kel. IV Pangkalan Susu untuk menunggu kedatangan tim yang mengevakuasi WNA Crew Kapal Sun Shine. Adapun dalam penanganannnya, telah disiapkan rumah sakit Pertamina Pangkalan Brandan untuk obeservasi dan apabila dinyatakan suspect corona akan dirujuk ke RSUH Adam Malik Kota Medan.

Upaya yang telah dilakukan, Posda Langkat telah berkoordinasi dengan Dinkes Kab. Langkat dalam rangka penanganan kasus suspect virus corona.

"Posda Langkat telah berkoordinasi dengan Poskamla TNI-AL Pangkalan Susu, Sat Pol Air Polres Langkat dan KSO Pelabuhan Kel. IV Pangkalan Susu dalam upaya penanganan dan proses evakuasi WNA Crew Kapal Sun Shine," sebut Kasat. (BP/L1)

Penulis:

Baca Juga