4 Rumah Di Kota Sei Berombang Labuhanbatu Rusak Diamuk Massa

Warga Kelurahan Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu mengamuk. Empat unit rumah berbentuk ruko rusak diamuk massa, Kamis (23/01/2020).

Labuhanbatu-BP: Warga Kelurahan Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu mengamuk. Empat unit rumah berbentuk ruko rusak diamuk massa, Kamis, Tanggal, (23/01/2020)

Informasi yang berhasil dihimpun Awak Media, Peristiwa itu terjadi Sekira Pukul, 20.00 Wib, bermula dari sebuah Insiden dua orang anak dibawah umur bernama Aditia (14) Tahun dan Putra (14) Tahun diduga dianiaya lelaki berinisial AS Warga Kelurahan Sei Berombang.

Kendati itu, Warga yang melihat AS memukuli anak tersebut langsung berlari berniat memisah, hingga terjadi pertengkaran hangat diantara mereka.

Ketegangan pun semakin tinggi, Warga yang merasa turut prihatin ikut meradang, hingga akhirnya AS lari menyelamatkan diri masuk kerumah Warga berinisial (BC) menghindar dari amukan Warga yang semakin ramai berdatangan.

Peristiwa itu kian memanas, AS yang diduga bersembunyi dirumah BC konon tak kunjung keluar.

Akhirnya, Polisi, Kepling bersama keluarga korban memutuskan memeriksa masuk kedalam rumah BC. Namun tidak ditemukan, AS diduga kabur duluan.

Massa terus bersorak didepan rumah BC, hingga beberapa waktu situasi massa berubah kriminal, sejumlah orang tak dikenal melempari rumah BC menggunakan batu dan kayu.

Petugas Kepolisian Sektor Panai Hilir menghimbau massa agar tidak melakukan tindakan anarkis. Namun, usaha tersebut tidak berbuah manis, diperkirakan Jumlah massa kian bertambah ramai alias massa sulit terbendung.

Selanjutnya, massa beralih mendatangi rumah orang tua AS yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah BC. Massa kembali melakukan aksi melempar, merobohkan pagar, pintu, memaksa masuk kedalam rumah hingga merusak barang yang ada didalam rumah dengan cara brutal.

Dikabarkan, salah seorang petugas Kepolisian Sektor Panai Hilir berpangkat Aiptu turut menjadi korban. Ia tengah menghimbau Warga agar berhenti berbuat anarkis. Namun pada ketika itu ia terkena lemparan batu di pelipis matanya.

Usai melepaskan amarah, massa mulai berangsur angsur membubarkan diri. Diperkirakan pada pukul, 01.00 wib Aksi dapat dikendalikan petugas.

Empat rumah berbentuk ruko dipastikan rusak, belum diketahui angka kerugian nya.

Aksi massa disinyalir terjadi secara spontan, tidak ada koordinator lapangan, oleh karena titik kumpul massa berada di Jalan lintas Kota Sei Berombang akhirnya para pengguna Jalan berhenti memadati aksi tersebut.

Sementara, korban Aditia dan Putra dirujuk keluarga ke RSUD Rantauprapat. Menurut perawat setempat, Aditia dan Putra perlu mendapatkan perobatan intensif, memastikan kondisi mereka baik secara keseluruhan.

Kondisi Aditia Lemas, mengalami memar mata. sementara Putra Lemas mengalami memar di leher.

"Aditia Lemas memar dimata bang. sementara Putra Lemas memar dileher. Alhamdulillah mereka sadar kok. Cuma pihak keluarga pingin nya lebih intensif makanya dirujuk ke RSUD Rantauprapat. Tutur seorang perawat Puskesmas Kota Sei Berombang. (BP/PN)

Penulis: -

Baca Juga