Tapsel, harianbatakpos.com – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu menghadiri dan menutup kegiatan Sosialisasi Sumut Link di Aula Sarasi Lantai III Kompleks Perkantoran Bupati Tapanuli Selatan Sipirok, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri juga oleh Wakil Bupati Tapsel Jafar Syahbuddin Ritonga serta sekitar 110 peserta yang terdiri dari ketua dan bendahara Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan se-Kabupaten Tapsel.
Dalam bimbingan dan arahannya, Bupati menegaskan bahwa Bank Sumut memiliki produk layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif (Laku Pandai) yang dikenal dengan Sumut Link, yakni layanan perbankan melalui agen di desa.
Menurutnya, program ini sejalan dengan misi Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pembangunan ekonomi dari desa sebagaimana tertuang dalam Asta Cita keenam, membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
“Bank Sumut harus menjadi agent of development. Ekonomi harus berputar di desa,” tegas Gus Irawan.
Lebih lanjut Bupati menyampaikan, Kalau kita melihat program MBG yang sedang berjalan dengan target hampir 90.000 sasaran, maka potensi perputaran uang di desa bisa mencapai ratusan miliar rupiah. Karena kebutuhan seperti beras dan telur itu dikonsumsi setiap hari, artinya uang berputar setiap hari, ujar Bupati.
Gus mencontohkan konsep usaha seperti minimarket atau SPBU dengan margin kecil namun perputaran harian tinggi. Hal tersebut menurutnya juga menjadi peluang bagi koperasi desa melalui Sumut Link untuk mengejar perputaran transaksi yang konsisten, tuturnya. (BP/AA)


Komentar