Bursa Hong Kong Melesat Setelah AS-China “Damai” Dagang

Jakarta-BP: Kinerja bursa saham saham Hong Kong dan Shanghai melesat pada perdagangan Senin pagi (3/11/2018) di tengah berita Donald Trump mencapai kesepakatan Xi Jinping untuk menunda kenaikan tarif pada barang-barang China karena kedua belah pihak berupaya untuk menyelesaikan perang perdagangan mereka.

Indeks Hang Seng naik 2,68%, atau 710,50 poin, menjadi 27.217,25, sedangkan Indeks Komposit Shanghai melonjak 2,91%, atau 75,27 poin, menjadi 2.663,45.

Pertemuan Presiden China Xi Jinping dengan Trump di sela-sela KTT G-20 pada akhir pekan lalu, telah membuahkan hasil positif, di mana kedua negara mencapai kesepakatan 90 hari gencatan senjata dalam sengketa perdagangan.

Pernyataan tertulis Gedung Putih menyebutkan, Amerika Serikat (AS) batal menaikkan tarif bea masuk dari 10% menjadi 25% untuk impor produk-produk China senilai US$ 200 miliar. Sedianya kenaikan tarif ini berlaku mulai 1 Januari 2019. Sementara itu, China sepakat untuk lebih banyak membeli produk Negeri Adidaya mulai dari hasil agrikultur, energi, manufaktur, dan sebagainya.

Washington dan Beijing juga sepakat untuk bernegosiasi seputar transfer teknologi, hak atas kekayaan intelektual, hambatan non-tarif, pencurian siber, dan pertanian. Apabila tidak ada perkembangan yang memuaskan selama 90 hari, maka kedua pihak sepakat bea masuk bagi produk China ke AS akan naik dari 10% menjadi 25%.

"Ini adalah kesepakatan yang luar biasa. Apa yang saya lakukan adalah menunda (kenaikan) bea masuk dan China akan membuka diri. China akan membeli banyak produk pertanian dan lainnya. Ini akan memberikan dampak positif yang luar biasa," papar Trump kepada jurnalis di pesawat kepresidenan Air Force One, seperti dikutip dari Reuters.

(CnbcIndonesia) BP/JP
Penulis:

Baca Juga