Hari Pahlawan, Gerakan PETA Indonesia Ajak Generasi Muda Merawat dan Menjaga Perjuangan Pendiri Bangsa

Keluarga besar Gerakan Pemuda-Pemudi Indonesia foto bersama usai diskusi publik peringatan Hari Pahlawan di Nature Caffe Jalan Terompet, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Sabtu (9/11/2019).

Medan-BP : Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November, Gerakan Pemuda-Pemudi Tapanuli (PETA) Indonesia mengajak generasi muda untuk merawat dan menjaga perjuangan pendiri bangsa.

Demikian hal ini disampikan Ketua Presidium Pusat Gerakan Peta Indonesia Fredi Lumban Gaol ketika memimpin diskusi publik peringatan Hari Pahlawan 2019 di Naturi Caffe, Jalan Terompet, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Sabtu (9/11/2019) malam.

Dia mengatakan, pahlawan bertumpah darah untuk melawan dan mengusir penjajah dari bumi pertiwi untuk merebut kemerdekaan yang sudah dimiliki, tidak boleh satu orangpun merampas kemerdekaan bahkan negara manapun untuk menjajah Bangsa ini.

"Lebih baik mati dari pada dijajah, inilah kutipan penting maupun doktrin semangat berjuang untuk kemerdekaan yang harus dipegang supaya tidak ada lagi penindasan kepada seluruh rakyat Indonesia ,jiwa dan badan mereka tidak peduli di koyak-koyak asalkan merah putih tetap berkibar terus," jelasnya.

Pria yang selalu energik dan pantang menyerah itu juga meminta generasi muda di Indonesia untuk merawat dan menjaga para pejuang pendiri bangsa. "Sekarang tibalah saatnya tugas kita sebagai generasi muda untuk merawat dan menjaga perjuangan para pendiri Bangsa yang dulu," pintanya.

Sekarang ini hak dan kewajiban untuk generasi muda  jangan ada keraguan dan kebimbangan untuk melanjutkan dan mengisi kemerdekaan, wajiblah dengan belajar keras dan bekerja keras melalui kejujuran dan ketulusan disetiap tindakan maupun perbuatan karena membangun arah masadepan negara sangat di tentukan oleh generasi muda.

" Buang segala pemikiran dan ucapan apa untung rugi jika ingin membuat suatu hal pemikiran, tindakan tentang bagaimana memajukan dan membuat suatu perubahan terhadap bangsa dan negara yang kita teduhkan ini, terutama yang harus kita ingat bahwa pahlawan berjuang tidak adapun sesekali menghitung energi dan kekayaan apa yang mereka dapat melainkan bagaimana generasi makmur dan sejahtera dari kemerdekaan yang mereka raih," pungkasnya.

Oleh karena itu kata Fredi, generasi muda harus memiliki tanggung jawab bagaimana menyuarakan dan memberikan tindakan ikut serta melanjutkan cita-cita para leluhur pendiri bangsa.

Mantan Ketua DPD DAG Sumut ini juga meminta generasi muda agar berpegang penuh pada prinsip Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.

"Generasi muda diseluruh Indonesia harus berpegang teguh pada Prinsip Pancasila bahwa satu orangpun tidak berhak dan tidak bisa mengubah dan mengganti Pancasila sebagai Ideologi bangsa Indonesia. Jika ada ingin mengubah dan mengganti Pancasila kamilah sebagai garda terdepan untuk melawan oknum oknum penghianat bangsa, kami setia bersama bangsa darah,daging dan tubuh kami adalah bangsa Indonesia," ujarnya.

Bukan hanya itu, generasi muda saat ini harus menjunjung tinggi nilai-nilai kemajemukan dan kebhinekaan khususnya pemahaman kebangsaan, dimana pintu gerbang kemajuan negara yang kita cintai ini adalah harus tunduk dan patuh pada leluhur bukan mencabik-cabikkan yang sudah di titip dari para leluhur. (BP/Pandi)

Penulis: -

Baca Juga