Khabib: McGregor Yang Mulai Perang Dengan Saya

Jakarta-BP: Petarung asal Rusia, Khabib Nurmagomedov, mengaku sudah tidak hormat dengan Conor McGregor sebelum petarungan UFC 229 di Las Vegas, Amerika Serikat, 6 Oktober lalu.

Dalam wawancara dengan televisi Rusia, Khabib mengungkapkan kekesalan terhadap McGregor. Khabib mengatakan McGregor tidak punya rasa hormat terhadap lawannya di UFC.

Khabib kesal dengan McGregor bukan hanya karena ucapan petarung asal Republik Irlandia itu yang dianggap menghina ayah, agama, dan manajernya. Khabib juga kesal karena McGregor menolak jabat tangan sebelum pertarungan.

"Setiap lawan selalu menjabat tangan saya, kecuali dia [McGregor]. Dia tidak menjabat tangan saya. Dia sendiri yang mulai perang dengan saya," ujar Khabib dikutip dari Daily Mail.

"Saya seorang atlet, tapi saya juga berpendidikan. Otak saya bekerja dengan baik setelah 15 tahun bertarung. Saya tidak mendapat banyak pukulan di kepala, jadi saya masih punya otak," sambung petarung kelahiran Dagestan itu.Lebih lanjut Khabib mengatakan ingin mengubah citra UFC di mata penggemar. Petarung 30 tahun itu menyakini UFC bisa menarik banyak penggemar tanpa harus mengeluarkan hinaan.

"Saya tidak mengira provokasi yang sangat luar biasa datang dari McGregor. Ketika saya menang, saya ingin membuat dia mengerti kalau petarung tidak bisa berkata seperti itu. Kata-kata kotor sudah mengubah pertarungan, dan kami akan mengubahnya kembali," ucap Khabib.

Khabib sukses mempertahankan gelar juara dunia kelas ringan UFC usai mengalahkan McGregor. Kemenangan di T-Mobile Arena itu juga semakin membuat karier Khabib meroket. Petarung berjuluk 'Si Elang' itu semakin dikenal masyarakat dunia. Bahkan Presiden Rusia Vladimir Putin secara langsung memberi Khabib ucapan selamat usai mengalahkan McGregor.

Terakhir Khabib mengungkapkan tantangan untuk mantan juara dunia tinju kelas welter Floyd Mayweather Jr. Sebuah tantangan yang kemudian diterima Mayweather.

(CnnIndonesia) BP/JP

Penulis:

Baca Juga