Mahasiswa Indonesia Jelaskan Kondisi Wuhan, Tak Seperti Diceritakan di Medsos

Petugas kesehatan memeriksa penumpang yang baru tiba di bandara Chandra Bose, Kolkata, India, Selasa (21/1) untuk mendeteksi kemungkinan terjangkit virus corona. - AFP

Harianbatakpos.com -Salah satu mahasiswa asal Aceh di Wuhan, China, Fadil mengaku tak sepakat dengan berita-berita yang berada di media sosial terkait situasi disana usai virus Korona menyebar.

"Kalau dibilang mencekam, saya sendiri sedikit khawatir ya. Tapi kalau dibilang kota hantu, kota zombie saya enggak setuju," ujar Fadil seperti dilansir Okezone , Minggu (26/1/2020).

Diketahui di medsos beredar video masyarakat di Wuhan yang berjatuhan usai diduga terkena virus Korona.

Dia mengakui saat ini situasi di Wuhan sendiri memang sepi. Hal ini dikarenakan di sana sedang merayakan hari Imlek sehingga keadaan pun menjadi sepi.

"Wuhan sedang libur imlek dan mahasiswa sedang libur semester jadi sepi, tidak seperti yang kita lihat di media sosial," beber Fadil.

Selain itu Fadli menyatakan berdasarkan informasi yang diterimanya korban yang meninggal dunia karena terkena virus Korona ini kebanyakan di usia 40-60 tahun. Begitupula untuk warga negara asik hingga kini belum ada yang terkena virus tersebut.

"Informasi yang saya dapatkan, korban yang meninggal dunia kebanyakan usianya 40-60 tahun kebanyakan warga tiongkok sendiri. Jadi sampai saat ini baik mahasiswa atau warga asing alhamdulillah tak ada yang tertular virus korona," tandasnya. (okz)

Penulis: -

Baca Juga