Mayat Telungkup di Dalam Parit Hebohkan Warga Komplek Perumahan Pertamina Brandan

Petugas Polsek Pangkalan Berandan saat melakukan evakuasi mayat yang ditemukan di komplek perumahan Pertamina.

Langkat-BP: Masyarakat komplek perumahan Pertamina tepatnya di Dusun Puraka Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat tiba-tiba saja dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat jenis kelamin perempuan, Minggu (09/02/2020) sekitar pukul 00:20 WIB.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Suhendra (30) di Jalan Jali barang PB 331 dalam parit Komplek perumahan Pertamina Dusun Puraka, Kecamatan Sei Lepan dengan posisi mayat telungkup.

Saat dikonfirmasi harianbatakpos.com melalui via ponsel, Minggu (09/02), Kapolsek Pangkalan Brandan AKP P.S Simbolon, SH mengatakan, korban yang meninggal atas nama Umi Kalsum Kusno (82) warga Jalan Tanjung Pura, Gg. Setia, Kelurahan Pelawi Utara, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat.

Kata Kapolsek, untuk kronologis kejadian pada hari Minggu 09 Februari 2020 sekira pukul 00.20 Wib, dimana saksi bersama temannya mencari korban, karena korban hilang sejak hari Selasa tanggal 04 Februari 2020 pukul 12.00 wib, korban numpang di rumah anaknya yang bernama Eli di perumahan komplek pertamina. Saksi bersama teman-temannya berpencar mencari korban, dan saksi menemukan korban di dalam parit dengan posisi telungkup.

Selanjutnya, saksi memberitahukan kepada keluarga korban, dan kemudian petugas security pertamina menghubungi pihak polsek Pangkalan Berandan.

" Mendapat informasi tersebut, saya (Kapolsek-Red) segera memerintahkan  Kanit Reskrim Iptu Dedi Ginting, SH beserta anggota untuk menuju TKP ditemukan mayat tersebut," ucapnya.

Kata Kapoksek menambahkan, berdasarkan keterangan dari anak korban bahwa pada hari Minggu (02/02/2020) pukul 12.00 Wib korban terjatuh di rumah, dan korban di bawa berobat ke RS Pertamina, dan hari Selasa  (04/02 2020) Pukul 12.00 Wib korban minta sendal swallow kepada anaknya yang bernama Eli, mulai dari hari dan tanggal tersebut korban sudah tidak berada di rumah anak korban di perumahan komplek pertamina.

“Atas kejadian tersebut pihak keluarga tidak ada merasa keberatan dan tidak ada mencurigai adanya kekerasan maupun kejahatan terhadap korban, dikarenakan tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan atau mencurigakan atas kematian korban, dan tidak ada barang-barang milik korban yang hilang," sebut Kapolsek Pangkalan Berandan. (BP/L1)

Penulis: -

Baca Juga