Menyerang Camat dan DPRD Saat Razia, Elemen Masyarakat Desak Kapoldasu Tangkap Hasan Peternak Babi

Camat Kecamatan hamparan Perak pimpin apel saat turun melakukan razia ternak babi, kemarin. BP/Tim

Hamparan Perak-BP: Elemen  masyarakat mendesak Kapoldasu dan pihak terkait lainnya menangkap Hasan pengusaha ternak babi di Desa Tandam Hilir I Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deliserdang.

Pasalnya, peternak babi bersama belasan anggotanya diduga dengan sengaja telah menyerang Ketua Tim penertiban Camat Hamparan Perak dan Anggota DPRD Medan M. Sulaiman Adamy saat melakukan penertiban atau razia ternak babi yang dilakukan di lokasi peternakannya oleh tim Muspika Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deliserdang.

"Kita tidak mau hal ini menjadi preseden yang buruk di masyarakat, seorang peternak babi yang tanpa dilengkapi izin usaha  dan ilegal nekad melakukan penyerangan dan menggagalkan operasi penertiban yang telah direncanakan sebelumnya itu," tegas Efendi S Sekretaris Lembaga Pencari Fakta Indonesia (LPFI) Sumut pada harianbatakpos.com di Medan, Minggu (25/12/2019).

Efendi menjelaskan, arogansi dan kebal hukum yang dilakukan oleh Hasan peternak babi terhadap tim itu, sangat-sangat ironis, di saat pemerintahan Presiden Joko Widodo sedang giat-giatnya melakukan penegakan hukum menciptakan supremasi hukum. Artinya, tindakan ini seharusnya tidak akan terjadi jika pengusaha ternak babi itu merasa kebal hukum akibat dibekingi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung-jawab.

Apalagi, keberadaan ternak babi di Hamparan Perak ini, belakangan ini sudah menjadi sorotan masyarakat, tokoh pemuda dan DPRD Kabupaten Deliserdang karena sudah bertahun-tahun beroperasi tanpa memilik izin dan tidak dibenarkan melakukan ternak babi di Kecamatan Hamparan Perak itu.

"Keberadaan peternak babi ini sudah berjumlah puluhan dan ini terjadi karena lemahnya pengawasan pihak Muspika Kecamatan Hamparan Perak sehingga mereka dengan leluasa beternak babi. Kalau dari pertama hal ini diawasi dan Perda diberlakukan keberadaan ternak babi ini tidak semakin berkembang seperti sekarang ini," beber Efendi lagi.

Dia, juga tidak memungkiri saat memasuki Kawasan ternak babi di Desa Tandam Hilir I Kecamatan Hamparan Perak, merasa terganggu dan tidak nyaman dengan bau yang menyengat apalagi saat musim hujan dan panas. Apalagi, limbah dari puluhan ternak itu mengalir ke parit dan dampaknya juga menimbulkan aroma yang tidan sedap bagi puluhan warga di Kawasan tersebut.

"Ini harus menjadi perhatian serius Kapoldasu yang baru untuk menutup lokasi ternak babi dan menangkap peternak babi Hasan yang secara terang-terangan melakukan penyerangan terhadap wakil pemerintahan yang tergabung dalam Tim Kecamatan yang turun melakukan penertiban serta  anggota DPRD Medan Deliserdang yang telah dipermalukan di depan masyarakat," imbuhnya.

Kalau tindakan hukum ini tidak dilakukan, lanjut Aritonang lagi, tidak bisa menjamin kalau akan terjadi gejolak sosial di tengah masyarakat dan menimbulkan gesekan ditengah situasi yang  sudah kondusif ini.

Sedang kepada Muspika Kecamatan Hamparan Perak agar tidak gagal lagi melakukan penertiban dan razia dan tidak mendapat perlawanan lagi,  diminta turun bersama pihak terkait seperti Poldasu dan Dinas terkait lainnya.

Bentrok Dengan Muspika

Rumah mentereng bagian depan milik peternak babi Hasan.

Seperti pemberitaan sebelumnya, pemilik ternak babi Hasan beserta belasan anak buahnya menghalangi dan terlibat bentrok fisik dengan pihak Muspika Kecamatan  Hamparan Perak Kabupaten Deliserdang yang dipimpin Camat Hamparan Perak Amos Karo-karo S Sos, Map. Tidak itu saja akibat arogansi dan perasaan tidak menyenangkan terhadap dirinya, oknum peternak babi Hasan dan belasan anggotanya, Anggota DPRD Kabupaten Deliserdang M  Sulaiman Adami, melaporkan peristiwa itu ke Polresta Binjai.

Peristwa itu terjadi saat Muspika Kecamatan Hamparan Perak melakukan penertiban  penindakan dan pengosongan ternak babi sesuai dengan surat bernomor 524/441 yang ditandatangani Camat Hamparan Perak  tertanggal 19 Desember 2019 dengan tembusan Kasatol PP Deliserdang, Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Pertanian, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Deliserdang, Kadis PU/PR, Dan Ramil 12 Hamparan Perak, Ka Polsek Binjai, Kepala Desa Tandam Hulu II, Kepala Desa Tandam Hilir I dan tembusan. (BP/TIM)

Penulis: -

Baca Juga