Plt Walikota Medan Harus Objektif, Pencopotan 3 Direksi PD Pasar Tidak Sesuai Tatanan Birokrasi

Kantor Walikota Medan.Foto: ist

Medan-BP: Elemen masyarakat di Kota ini menyesalkan  putusan Plt Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution, MSi  yang mencopot mendadak secara bersamaan tiga Direksi PD Pasar Kota Medan,  antara lain pejabat Dirut PD Pasar Medan Drs Rusdi Sinuraya, Dirop DR H Yohny Anwar, MH,MM dan Direktur Pengembangan Arifin Rambe.

Hal itu ditegaskan Wakil Ketua LSM Militan Sumatera Utara Efendi S pada harianbatakpos.com di Medan, Senin (20/1/2020) menanggapi pencopotan 3 Direksi PD Pasar itu, melalui surat Sekretaris Daerah (Sekda) Medan Ir Wirya Alrahman yang memuat petikan keputusan Walikota nomor 821.2/43.K/2020 tanggal 16 Januari 2020.

Kalau alasan pencopotan berdasarkan kinerja yang buruk atau tidak baik dari para Direksi PD Pasar Medan, itu harus bisa dibuktikan satu persatu  berdasarkan kinerja yang telah dilakukan dalam empat tahun belakangan ini.

Artinya, jelas Effendi lagi, kinerja para Direksi itukan tidak sama dan ada sebagai penentu keputusan final yang mungkin para Direksi lainnya merasa tidak cocok dan terpaksa menurut karena kewenangannya tidak ada dan bukan sebagai penentu.

Di sini, Plt Walikota Medan sebagai pemilik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu harus objektif dan jeli dalam memberikan putusan dan dimana letak kesalahan sebenarnya terhadap kinerja masing-masing Direksi. "Jangan karena kinerja satu Direksi yang buruk  Direksi lainnya menjadi korban dan kena imbasnya  ikut dicopot," imbuh Efendi prihatin.

Ditambahkannya, pencopotan 3 Direksi PD Pasar secara bersamaan dan mendadak ini, sudah sangat keterlaluan dan terkesan dipaksakan serta tidak sesuai mekanisme tatanan birokrasi di pemerintahan khususnya  di Pemko Medan.

Agar hal ini tidak menimbulkan dampak yang buruk bagi Pemko Medan khususnya Plt Walikota Medan dan Sekda Kota Medan, hendaknya keputusan pencopotan Direksi secara bersamaan ini ditinjau ulang kembali. "Siapa yang kinerjanya buruk itu yang dicopot. Jangan main hantam kromo saja satu yang salah Direksi lain  yang menjadi korban," tegasnya prihatin.

Sedangkan beberapa karyawan PD Pasar Medan yang dihubungi menyebutkan, merasa terkejut dengan pencopotan tiga Direksi PD Pasar secara serempak tersebut. "Maunya Pemko Medan dan Badan Pengawas bertindak adil dan jangan Direksi lainnya yang kinerjanya bagus, ikut menjadi korban dicopot," katanya yang minta namanya tidak disebutkan.

Mengakui

Kabag Ekonomi Nasib S Sos ketika dikonfirmasikan tentang pencopotan 3 Direksi PD Pasar Kota Medan antara lain Direktur Utama Drs Rusdi Sinuraya, Dirop DR H Yohny Anwar dan Dirbang/SDM Arifin Rambe, membenarkannya.

"Memang ketiganya sudah dicopot dan untuk jabatan Plt Dirut PD Pasar pimpinan menugaskan kepada saya. Untuk Dirop Kurnia Ginting dan jabatan Dirbang/SDM masih kosong dan melihat perkembangan," kata Nasib yang dihubungi melalui ponselnya.

Ketika ditanyakan kapan bertugas dan mulai memangku jabatan Plt Dirut PD Pasar Medan itu, Nasib mengatakan, kemungkinan besok pagi, hari ini (Selasa 21/1/2020-red) saya sudah memulai masuk kerja, pungkasnya. (BP/EI)

Penulis: -

Baca Juga