Sekjen HKBP Bangun Pagi Cium Istri

Sekjen HKBP bangun pagi cium istri.(foto BP/San)

MEDAN,BP: Kreasi mencium istri disaat bangun tidur pagi menunjukkan ciuman mesra penuh kehangatan.Sebuah ciuman dapat memberitahukan lebih jauh tentang tipe pasangan yang menjadi idaman.

“Untuk itu lakukanlah mencium istri anda begitu bangun tidur dipagi hari.Jangan malu melakukan itu buat istri tercinta, demikian sepenggal pernyataan Sekjen HKBP, Pdt David F Sibuea MTh DMin dalam rangkaian acara pembukaan Immanuel Gathering yang sekaligus pelatihan bakal Jurnalistik kepada remaja HKBP yang digelar dikantor HKBP Distrik Medan – Aceh, Sabtu (26/5/2018).

Rangkaian ungkapan nyata ini, saya sampaikan kepada peserta pelatihan jurnalistik bertujuan agar mampu menjaga dan menghormati orang tua sebelum melaksanakan aktivitasnya, “paparnya.

Adapun berbagai motivasi yang disampaikan, kata David Peminpin Redaksi Majalah SP Immanuel ini menuturkan, prinsipnya adalah wejangan untuk mendorong kaum jurnalistik mampu dan handal.

Tapi saran saya, ciumlah ibu atau istri anda sebelum beranjak dalam tugas. Sebagaimana, Saya (Pdt David F Sibuea) rutin setiap bangun tidur pagi mencium istri. Selanjutnya kami melaksanakan doa bersama, mengucapkan syukur kepada Tuhan Yesus bahwa dipagi ceria ini, Tuhan menganugerahkan berkatnya. Dimana pagi ini kami sekeluarga diberi kembali nafas kehidupan dan tenaga yang baru.

Dikatakan David, bahwa perlakuan itu adalah nyata. “Saya tidak malu-malu mengutarakan sesungguhnya. Selaku umat kristiani saya bangga dengan istri yang senantiasa memberangkatkan atau mendampingi setiap tugas dan aktivitas saya.

Maka benar adanya, begitu bangun pagi, saya terlebih dulu mencium istri, ujar Pdt David F Sibuea dihadapan para peserta pelatihan jurnalistik yang dihadiri para Pendeta se Distrik Medan – Aceh.

“Nah pertanyaan, apakah saudara-saudara kaum bapak dapat melakukan hal ini. Apakah rekan –rekan Pendeta pernah melakukan seperti yang saya nyatakan. Silahkanlah.....tak perlu malu, pungkas Sekjen, seraya menghimbau, para hadirin agar menghormati ibu, istri dan kaum perempuan, karena sang istri adalah ibu yang melahirkan kita dan membesarkan, membimbing, mendidik anak-anaknya dari mulai dilahirkan hingga dewasa. Sayangi dan hormatilah dia dengan penuh kasih, sebagaimana Tuhan Allah mengasihi umatNya.

Pengakuan Sekjend HKBP itu tampak membuat suasana hadirin gelisah. Suara riuh kecil terdengar pertanda hal yang dinyatakan Pdt Davit mencium istri pada bangun tidur seakan sulit dijawab, karena kemungkinan tak pernah dilaksanakan. Sebagaimana tanggapan Pdt Yudhi Simangunsong mengakui sama sekali bahwa tak pernah terpikir sama sekali untuk mencium istri saat bangun tidur pagi.

“Sungguh menarik dan luar bisa terbukanya bapak Sekjen berani memaparkan kebenaran itu diforum ini,

“ungkapnya.Sembari menyebut, motivasilah bagi kita, terlebih kaum bapak/suami untuk melakukan hal serupa apa yang telah dilakukan pak Sekjen, cetusnya.

Senada juga oleh Kabiro Informasi HKBP, Pdt Arthur Lumban Tobing STh, ia membenarkan kemesraan keluarga Sekjen HKBP dengan ibu Sekjen. Menurutnya apa yang dipaparkan pak Sekjen David Sibuea harus mencium istrinya disaat bangun tidur pagi adalah benar.

Dia (Sekjen) lanjut Pdt Arthur mengatakan, tak sungkan-sungkan mencium istrinya dimanapun. Amang itu tampak selalu menunjukkan kemesraan pada kesempatan apapun acaranya, tukas Arthur.

Turut hadir dalam kesempatan, Dr AKBP Maruli Siahaan SH, sebagai narasumber meminta para jurnalis agar hati-hati menulis berita yang sifatnya fitnah. “Peserta jurnalis jadilah penulis yang handal dan bertanggungjawab. Perhatikan rambu-rambu setiap menulis berita.Jangan  menulis berita bohong (hoax) karena akan melanggar UU ITE, tandasnya. (BP1/SAN)

Penulis:

Baca Juga