Tolak Pakai Masker, Binaragawan Asal China Meninggal Dunia Akibat Virus Corona

Binaragawan Meninggal Karena Corona. Foto: istimewa

Harianbatakpos.com- Seorang binaragawan China yang populer meninggal karena virus corona. Qiu Jun dinyatakan terinfeksi 2019-nCoV setelah menolak untuk mengenakan masker.

Pria berusia 72 tahun ini bertahan hanya empat hari di rumah sakit sebelum meninggal karena gejala seperti pneumonia fatal pada Kamis (6/2/2020). Seperti dilansir Daily Star, Qiu Jun mulai berolah raga ketika pensiun pada 2003. Ia dikenal sebagai juara binaraga dan dilaporkan menerima banyak hadiah dalam kategori senior.

Menurut menantu lelakinya, Hai, Qiu Jun mengunjunginya dan istrinya sebelum Tahun Baru Imlek, saat puncak wabah coronavirus. Namun, meskipun telah diingatkan berulang kali, Qiu tak berhenti berolahraga dan terus pergi ke gymnya sampai seluruh kota Wuhan diisolasi pada 23 Januari.

Ketika Qiu Jun mulai demam kronis, Hai dan istrinya mencoba membawanya ke Rumah Sakit Union Wuhan, tetapi mereka memilih pulang ke rumah karena kurangnya tempat tidur di rumah sakit, dan harus mengantri lebih dari 300 orang. Pada 28 Januari, Qiu Jun melakukan cek lab dan didiagnosis menderita virus corona. Qiu Jun ditempatkan di ruang isolasi di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan dan dinyatakan meninggal.

"Pada hari kedua dan ketiga setelah Tahun Baru China, demamnya terus berlanjut. Dia kemudian kehilangan nafsu makan, dan akhirnya saya mulai menerima kemungkinan itu (terinfeksi virus corona). Dia telah melakukan tes darahnya, kemudian dia dipindahkan ke Rumah Sakit Union Wuhan, tetapi ada antrian yang panjang di sana," terang Hai

"Ketika mereka akhirnya memastikan diagnosisnya, dia dikirim ke Rumah Sakit Palang Merah Wuhan. Dia meninggal beberapa hari setelah itu. Orang tua cenderung keras kepala. Ketika berita tentang coronavirus pertama kali menyebar, kami bertiga pergi makan, dan kami mengangkat topik itu dengan cukup serius. Aku memintanya untuk jangan keluar dan memakai masker saat dia pergi," imbuhnya.

Namun, permintaan Hai untuk ayah mertuanya agar memakai masker saat bepergian itu ditolaknya. Meskipun merasa sangat marah, Hai mengaku tak bisa melakukan apa-apa saat Qiu Jun tak mengindahkan perintahnya.

"Kamu bisa menghukum seorang anak, tetapi bagaimana kamu mengendalikan orang tua? Aku memang mengingatkannya, tetapi juga hanya memiliki sedikit informasi pada saat itu. Meskipun dia sangat kuat, dia juga sudah berusia 72 tahun," tuturnya.

Hai dan istrinya pun kini telah dikarantina karena berhubungan dekat dengan Qiu Jun. Tidak ada layanan pemakaman untuk Qiu Jun sampai setelah wabah berakhir, dan sang juara binaraga akan dikremasi. (dtc)

Penulis: -

Baca Juga