Polindes Desa Paraduan Jarang Buka Bahkan Warga Hendak Berobat Terpaksa Keluar

Kantor Polindes Desa Paraduan lebih sering ditutup dari pada dibuka. Bidan yang ditugaskan di Polindes sudah kurang lebih satu tahun, pamplet Polindes yang bertugas disana masih tetap nama P. Sitanggang padahal Bidan yang baru berinisial Nursani Sinurat

Samosir-BP: Warga Desa Paraduan kurang mendapat pelayanan kesehatan dari petugas Polindes karena jarang masuk kerja dan bahkan  lebih sering tutup.

Akibat ulah dan ketidakhadiran polindes maka warga memilih berobat keluar. Hal itu dikatakan warga kepada kru harianbatakpos.com yang tidak bersedia disebut namanya.

Selanjutnya warga juga mengatakan, bahwa Bidan yang telah ditugaskan di sana tidak pernah menempati kantor tersebut. Bahkan untuk menaikkan bendera dan menurunkan bendera di Polindes tersebut setiap harinya lebih sering dikerjakan oleh warga.

Salah seorang warga M Simbolon pergi berobat ke Polindes ternyata Bidan Desa yang bertugas tidak berada di tempat. Menurut pengakuan Simbolon, dia menelepon ke ponsel Bidan tersebut namun tidak diangkatnya. Kejadiannya tanggal 28 Desember 2019 sekitar pujul 10.00 WIB.

Selanjutnya, pada hari Senin tanggal 30 Desember sekitar pukul 09.00, keluarga Simbolon mencoba untuk menghubungi Bidan tersebut dengan tujuan apakah ada di kantor supaya sisakit dibawa berobat ke Polindes juga tidak diangkatnya.

Warga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Kepala Dinas Kesehatan agar Bidan yang bertugas di Desa Paraduan sebaiknya dievaluasi kinerjanya. (BP/TS)

Penulis: -

Baca Juga