Bencana Alam Headline Nasional
Beranda » Berita » Update Polda Sumut: 488 Bencana, 147 Meninggal, 174 Hilang, 28.427 Mengungsi

Update Polda Sumut: 488 Bencana, 147 Meninggal, 174 Hilang, 28.427 Mengungsi

Petugas dan relawan bahu-membahu mengevakuasi korban yang masih hidup. (foto/ist)

Medan, harianbatakpos.com – Update terbaru bencana Sumatera Utara menunjukkan dampak sangat signifikan. Tercatat 1.076 korban (147 meninggal dunia, 32 luka berat, 722 luka ringan, dan 174 masih dalam pencarian). Sementara 28.427 warga sudah mengungsi.

Polda Sumut merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, Sabtu (29/11/2025), tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum polres jajaran.

Wilayah paling terdampak berada di Kabupaten Tapanuli Tengah, yang mencatat 56 kejadian bencana dengan 691 korban, termasuk 47 meninggal dunia dan 51 masih dalam pencarian. Di Kota Sibolga, tercatat 33 korban meninggal dunia dengan 56 orang dinyatakan hilang.

Tapteng Lumpuh Total, 47 Orang Tewas, 51 Hilang, Upaya Penanganan Terus Dimaksimalkan

Sementara itu, Taput, Tapsel, dan Madina juga mengalami peningkatan jumlah longsor dan banjir yang memaksa ribuan warga mengungsi.

Maksimal

Dalam penanganan bencana ini, Polda Sumut terus memaksimalkan personilnya dengan mengerahkan 3.553 personel, merupakan perkuatan terbesar sejak awal November.

Petugas di lapangan terus melakukan evakuasi korban, SAR, pembukaan akses jalan, distribusi logistik, pendirian dapur lapangan, hingga pelayanan kesehatan bagi warga terdampak. Hingga Tim Peliput dari Bid Humas untuk melakukan update situasi terkini dari lokasi.

Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto melalui Kabid Humas Kombes Pol Dr Ferry Walintukan menegaskan, seluruh jajaran bergerak maksimal sejak hari pertama. Ia juga menekankan kuatnya kerja sama lintas-stakeholder.

Bencana Longsor dan Banjir di Tapanuli Utara, 15 Meninggal 33 Hilang

“Penanganan bencana ini kami lakukan bersama BNPB, Basarnas, TNI, Pemda, relawan, dan seluruh unsur terkait. Kepolisian memastikan koordinasi berjalan efektif sehingga setiap upaya penyelamatan bisa dilakukan cepat dan tepat,” ujar Kabid Humas.

Selain itu, ia menambahkan bahwa situasi kemanusiaan menjadi fokus utama. “Prioritas kami adalah penyelamatan jiwa, percepatan pencarian korban hilang, serta pemulihan masyarakat terdampak. Seluruh personel tetap siaga penuh karena cuaca masih berpotensi hujan di banyak wilayah,” katanya.

Hingga hari ini, Sabtu (29/11/2025), Polda Sumut telah melakukan sejumlah langkah strategis. Di antaranya Kapolda Sumut dan PJU turun langsung ke lokasi terdampak melakukan pemantauan udara dan inspeksi lapangan hingga memberikan bantuan. Tak hanya itu, Polda Sumut menjadi tim pertama yang tiba di Pandan (ibukota Tapteng).

Di tengah kecemasan masyarakat yang tidak dapat memberikan kabar kepada keluarganya, Polda Sumut juga menjadi penyedia internet pertama di lokasi terdampak dengan menggunakan lima ‘Starlink’ dan 60 HT dengan 1 mobil repeater dan 1 mobil Komob juga1 drone. (REL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BatakPos TV

BatakPos TV