Medan, harianbatakpos.com – Roda Regenerasi kepemimpinan menjadi langkah penting dalam menjaga arah dan keberlanjutan organisasi.
Semangat Regenerasi itu terlihat dan hidup dalam Musyawarah Persatuan Mediagram Sumatera Utara (Permedsu) yang digelar pada Sabtu, 28 Februari 2026, di San Coffe Perjuangan.
Forum tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa kepengurusan periode 2022–2025 dan lahirnya kepemimpinan baru untuk periode 2026–2029.
Ketua sebelumnya, Fahrur Razi, secara resmi menyerahkan mandat kepemimpinan kepada Ahmad Sanusi yang terpilih secara aklamasi. Ahmad menjadi satu-satunya kandidat yang mendaftar dan memperoleh kesepakatan penuh dari seluruh anggota serta pengurus yang hadir.
Musyawarah berlangsung hangat namun penuh substansi. Beragam evaluasi organisasi, capaian program, hingga strategi jangka panjang dibahas bersama sebagai upaya memperkuat arah gerak Permedsu ke depan.
“Kepercayaan ini bukan hanya amanah pribadi, tetapi tanggung jawab bersama. Saya berharap Permedsu semakin besar, lebih tertata secara administrasi, dan memiliki pengaruh yang luas di tengah masyarakat,” ujar Ahmad Sanusi usai terpilih sebagai ketua.
Ia menambahkan, organisasi mediagram yang kini beranggotakan 32 insan pemberitaan media sosial di Sumatera Utara tersebut harus mampu berkembang menjadi komunitas yang profesional, solid, dan responsif terhadap isu publik.
Di sisi lain, Fahrur Razi menyampaikan rasa terima kasih atas kebersamaan selama masa kepemimpinannya. Ia berharap estafet kepemimpinan mampu membawa organisasi semakin matang dan berintegritas.
“Permedsu dibangun dari semangat kebersamaan. Saya percaya kepengurusan baru dapat melanjutkan perjuangan ini dengan energi yang lebih besar,” ungkapnya.
Memasuki usia tiga tahun, Permedsu menegaskan komitmennya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Tidak hanya sebagai ruang kolaborasi mediagram, tetapi juga sebagai bagian dari pilar demokrasi yang aktif mengawal kebijakan pemerintah, mendengar aspirasi publik, serta menjadi jembatan informasi yang kredibel di Sumatera Utara.


Komentar