Satreskrim Polres Langkat Ungkap 8 Kasus Pencurian, 13 Pelaku Ditangkap, 4 Diberikan Tindakan Tegas Terukur

Para pelaku saat diamankan di Mapolres Langkat.

Langkat-BP: Satreskrim Polres Langkat mengungkap dari 8 kasus tindak pidana pencurian telah ditangkap, 13 ditangkap dan 4 diantaranya dilakukan tindakan tegas terukur dengan menembak pelaku karena melawan petugas. Hal tersebut disampaikan Kapolres Langkat Doddy Hemawan, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Teuku Fatir, SIK, Selasa (03/12/2019) pukul 16:15 WIB.

Berikut uraian 4 kasus menonjol dari 8 kasus pencurian yang berhasil diungkap oleh Satreskrim dan jajaran yang telah melakukan penangkapan Curras Dasar: LP / 29 / XI / 2019 / LKT / Sek - Secanggang, tanggal 15 Nopember 2019.

1. Tajuden alias Udin Epet (45) warga Dusun XVIII Kota Lama Desa Karang Gading Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat (Ditindak tegas).

2. Sugiono alias no Tander (42) petani,  warga Dusun I Desa Telaga 7 Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten  Deli Serdang (Ditindak tegas).

3. M. Hafiz Alias Hafis (42 ) warga Dusun I Desa Petuaren Hilir, Kecamatan Pegajahan Kabupaten Serdang Berdagai (Ditindak tegas).

4. Sarifuddin (42) pekerjaan Wiraswasta warga Dusun Merbau Rintis Desa Pantai Gading Kecamatam Secanggang Kabupaten Langkat.

Pencurian dilakukan pada hari Jumat tanggal 15 November 2019 sekira pukul 01.30 WIB saat itu korban terbangun dari tidur karena mendengar suara lembu peliharaan korban mengembok dari dalam kandangnya yang berada disamping rumah korban.

Selanjutnya korban mengambil arit kemudian bergerak menuju pintu depan rumah untuk melihat lembu, namun ketika korban membuka pintu depan rumah korban ternyata sudah ada dua orang pelaku berada didepan pintu dan salah seorang pelaku melempar pintu dengan batu koral sehingga korban terkejut dan menutup kembali pintu tersebut

Namun pada saat itu pelaku langsung mendobrak pintu depan rumah korban hingga terbuka dan terjadi dorong mendorong pintu antara korban dan 2 (dua) orang pelaku dan pada saat itu korban tidak sanggup menahan hingga terbukalah pintu tersebut dan salah seorang pelaku masuk kedalam rumah dengan membawa sebilah sekop pasir sehingga korban mencoba menebasnya dengan arit yang korban bawa tetapi tidak kena selanjutnya pelaku menodong leher korban dengan sekop tersebut  dan mendorong korban masuk kedalam kamar lalu mengambil arit yang korban pegang

Selanjutnya kedua pelaku menyekap serta menjaga korban dan keluarga korban didalam kamar tidur, sementara teman pelaku yang berada diluar rumah mengambil 3 ekor lembu peliharaan dari dalam kandang dan menaikkannya keatas mobil.

Setelah mobil yang mengangkut lembu pergi tak lama kemudian 2 orang pelaku yang menjaga korban pergi dengan membawa 1 unit sepeda motor milik korban yang mana sebelum pergi pelaku tersebut menutup pintu rumah korban, setelah mereka pergi baru korban keluar dari rumah dan meminta pertolongan kepada Min dengan menggedor rumahnya yang berjarak 200 meter dari rumah korban.

Selanjutnya korban melaporkan hal tersebut ke Polsek Secanggang untuk diproses sesuai hukum yang berlaku di Negara RI dan ke 4 TSK di kenakan Pasal 365 ayat (1) dan (2) ke 1e dan 2e KUHPidana.

Selanjutnya Unit Reskrim melakukan penangkapan terhadap Tersangka Penadahan 1 (satu) unit sepeda motor Atas nama Rahmat  alias Amat ( 55) Petani, Dusun V Desa Kota Datar Kec. Hamparan Perak Kab. Langkat.

Penangkapan Curas (Handphone) Dasar : LP / 689 / XI / 2019 / SU / LKT, tanggal 13 Nopember 2019 pada hari Rabu tanggal 30 September 2019 sekira pukul 22.00 WIB di Jalan Tendean Lingk. V Sido Mulyo Kel. sado Mulyo Kec. Stabat Kab. Langkat.

Adapun cara pelaku melakukan pencurian dengan kekerasan (Jambret) tersebut adalah dengan cara pelaku berpura pura mengajak ngobrol korban pada saat mengendarai sepeda motor, dan setelah berada ditempat sepi dan korban lengah, maka korban langsung mengambil handphone milik korban yang berada dikantong sepeda motor dibagian depan dibawah setang sebelah kiri. Kemudian pelaku tancap gas meninggalkan korban.

Selanjutnya korban membuat laporan ke Polres Langkat dengan tersangka :

1. Imam Hanafi alias Imam (18) warga Dusun Tanah X Desa Stabat Lama Kec. Wampu Kab. Langkat.

2. Miko Risanto (18) pekerjaan weters rumah makan Tanjung Beringin, wargaPasar I Stabat Lama Ds. Stabat Lama Kec. Wampu Kab. Langkat dan tersangka dikenakan Pasal 365 ayat (1) dan (2) ke 1e dan 2e KUHPidana.

Tersangka Curanmor Bambang Setyawan Alias Bambang( 30) warga Dusun IV Pasar VI Ds Ara Condong Kecamatan Stabat Kab. Langkat. (Ditindak tegas) Dasar : LP / 689 / XI / 2019 / SU / LKT, tanggal 13 Nopember 2019. Pada hari sabtu tanggal 19 oktober 2019 sekitar pukul 04.00 WIB korban berangkat dari rumah menuju ke pajak baru stabat untuk belanja dan kemudian menggilingkan bakso.

Setelah itu maka korban pulang kerumah dan korban pulang kerumah sekitar jam lima lewat yaitu ketika sholat subuh. Dimana kebiasaan korban sehari-harinya yaitu setelah pulang dari pajak maka sepeda motor korban parkirkan diteras rumah korban dan korban berada didalam rumah yaitu posisinya didapur untuk mengolah adonan bakso yang digiling dari pajak sebelumnya.

Sedangkan istri korban ketika itu keluar rumah yaitu belanja dikedai tetangga sekitaran rumah korban dan sekembalinya istri korban belanja sepeda motor tersebut masih ada. Yang sebelumnya sepeda motor korban parkirkan sebelah kanan mau masuk pintu rumah maka ketika itu posisinya disebelah kiri pintu masuk.

Jadi tidak lama setelah istri korban masuk rumah korban mendengar teriakan atau jeritan “Mat...Mat...keretamu," dan korban menuju ke teras dimana korban melihat sepeda motor tidak ada lagi dan korban melihat Adi kearah sebelah kanan rumah dimana Adi mengejar pelaku yang sedang membawa sepeda motor korban dan kemudian korban berlari, dimana sekitar jarak 2 meter saja posisi saksi Adi dengan pelaku tersebut maka sepeda motor  menyala dan kemudian pelaku kabur membawa sepeda motor korban.

Saat  itu kami berusaha mengejarnya namun tidak dapat dan ketika itu korban menemukan topi warna abu-abu di samping helm yang posisinya dekat parit pada  tepi Jalan. Kemudian korban membuat laporan ke Polres Langkat agar dapat diproses lebih lanjut dan Tersangka dikenakan Pasal 363 ayat 4e dan 5e KUHPidana," ungkap Kasat Reskrim Polres Langkat.(BP/L1)

Penulis: -

Baca Juga