Medan, harianbatakpos.com – Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Kodaeral I, Kolonel Laut (S) Wahyu Kurniawan menegaskan bahwa dari 13 orang yang diamankan oleh tim gabungan, 2 diduga terlibat begal di Belawan.
“Jadi, kalau saya tidak salah, ada dua orang yang terlibat dengan begal dan meresahkan masyarakat. Yaitu M dan I,” kata Kolonel Laut (S) Wahyu Kurniawan, Jumat (24/4/2026).
Menurut Wahyu, kawanan begal ini ditangkap berdasarkan keresahan dari masyarakat dan adanya temuan dilapangan.
“Jadi, berdasarkan temuan dan keresahan dari masyarakat. Kami tidak menerima laporan secara tertulis, tapi berdasarkan keresahan masyarakat dan situasional,” ungkapnya.
Kemudian, tim melakukan pendalaman dan menjawab keresahan dari masyarakat serta adanya dukungan dari Pemerintah Kota Medan serta Polri.
“Jadi, kami melakukan pengejaran dan kami amankan pelaku. Kami bersinergi dengan Polri dan Pemko Medan,” tuturnya.
Pengakuan Wahyu, M berusia 22 tahun merupakan warga Jalan Kedondong Pajak Baru Belawan.
Barang Butki yang diamankan darinya satu buah Celurit dan pisau.
“Pelaku telah di serahkan ke Polres Pelabuhan Belawan pada hari Rabu, 11 Maret 2026 beserta barang buktinya. Sedangkan I warga diluar Kecamatan Belawan,” ungkapnya.
Menurut Wahyu, pihak TNI AL akan terus bersinergi dengan Polri serta Pemerintah Kota untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Harapan kami, masyarakat Belawan dapat kembali merasa lebih aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi pesan tegas bahwa setiap bentuk kriminalitas jalanan akan ditindak serius, sekaligus memperkuat kepercayaan public terhadap sinergi pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban,” terangnya. (BP7)


Komentar