oleh

Pelaku Begal Pedagang Mie Pangsit Ditembak Mati

Medan-BP: Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembegalan terhadap Loei Wie Leon yang dilakukan oleh Muhammad Arif (37), Jefri Sitorus (meninggal dunia) dan Ramadhan Manalu (36) masih dalam pencarian (DPO).

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha mengatakan, Jepri ditembak mati karena menyerang petugas yang membawanya saat melakukan pengembangan mencari barang bukti kejahatan pelaku.

“Tersangka terpaksa ditembak karena melukai personil. Personil kita mengalami luka sabetan senjata tajam di tangan kiri,” kata Putu, Jumat (3/8/2018).

Pengungkapan berawal setelah penyelidikan mereka atas laporan begal yang dialami oleh Helmina Romita Sipayung (30), warga Jalan Malaka Gang Saudara, Medan Perjuangan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengungkap kasus begal di Medan, Jumat (3/8).

Helmina yang berprofesi sebagai guru ini dijambret ketika menumpangi ojek online saat melintas di Jalan Candi Biara, (24/7) lalu.

Pelaku yang menggasak tas korban menyebabkan korban terjatuh dari atas boncengan sepeda motor.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke polisi yang kemudian melakukan penyelidikan.

Sekitar lima hari kemudian, mereka berhasil menemukan sebuah HP milik Helmina yang digasak pelaku.

“HP merek Oppo itu ternyata telah berpindah tangan ke seorang perempuan bernama Fauziah. Fauziah yang kami interogasi, mengaku bahwa HP itu ia beli dari tersangka Muhammad Arif seharga Rp 1 juta. Polisi pun mengejar Arif, yang kemudian diringkus tak lama berselang,” kata kasat Reskrim Polrestabes Medan.

Pelaku Arif mengaku, sudah sering melakukan aksi penjambretan bersama Jepri Sitorus.

“Sering beraksi bersama Jepri Sitorus,” ujarnya.

Jefri kemudian ditembak polisi di dada karena menurut polisi, ia menyerang polisi saat pengembangan. Kelompok ini menurut Putu, kelompok yang cukup sadis.

“Jadi Kelompok ini juga yang melakukan pembegalan di Jalan MT Haryono dengan korban Loei Wie Loen (66),” ujarnya. (BP/JP)

Komentar

News Feed